23 November 2023 | Dilihat: 198 Kali
DPRK Sabang Dukung Wisata Kota Tua
noeh21
Ketua DPRK Sabang Muhammad Nasir, foto IJN
 

IJN - Sabang | Kota Sabang sebagai salah satu destinasi wisata yang masuk kategori terfavorit di Indonesia kini tengah menyiapkan konsep destinasi wisata Kota Tua untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke daerah tersebut, pengembangan objek wisata Kota Tua ini dimaksud untuk menambah ragam dan keunikan tempat wisata yang bisa jadi pilihan wisatawan. 

Wisata Kota Sabang saat ini hanya mengandalkan destinasi wisata baharinya saja yang memang sudah sangat mendunia lewat alam bawah lautnya (sea garden) yang eksotik, padahal potensi wisata alam hingga heritage juga cukup diminati oleh wisatawan. 

Dengan potensi yang sudah ada, Pemko Sabang mulai menyiapkan konsep wisata Kota Tua seperti mengenalkan peninggalan bangunan tua yang sudah ada sejak zaman Belanda-Jepang, dan Pengembangan destinasi wisata kota tua inipun akan terus dilakukan. 

Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang mendukung sepenuhnya program Pemerintah Kota (Pemko) Sabang, salah satunya program pengembangan wisata Kota Tua, dimana Pemko Sabang telah menyusun rencana pengembangan destinasi wisata tersebut, hal itu terbukti dari inisiatif memberi konsep yang dibangun pada destinasi wisata budaya dan sejarah.  

Ketua DPRK Sabang Muhammad Nasir mengatakan, destinasi wisata Kota Tua merupakan harapan baru untuk kepariwisataan di Kota Sabang, selain dari wisata bahari yang sangat diminati.

“Ini harapan baru untuk masyarakat Kota Sabang selain dari wisata bahari yang sudah banyak peminatnya, tentunya wisata kota Tua ini akan menjadi alternatif lain bagi para wisatawan yang menyukai nilai sejarah," ungkap M.Nasir.

 
Pj. Walikota Sabang pantau wisata kota Tua . Foto iin

Muhammad Nasir menambahkan, ini salah satu langkah tepat yang diambil oleh Pemko Sabang, sebab Kota Sabang atau yang biasa disebut Pulau Weh ini memiliki sejarah panjang dan pastinya memiliki bangunan-bangunan peninggalan lama yang bersejarah dan artefak lainnya yang dapat dijadikan spot wisata.

“Kita di DPRK sangat mendukung konsep wisata kota tua Ini, saya yakin akan sangat bermanfaat untuk menambah jumlah destinasi wisata di Kota Sabang. Yang tentunya juga akan berdampak pada perekonomian masyarakat. Kita melihat wisata Kota Tua yang ada di daerah lain tidak pernah sepi dikunjungi para wisatawan, maka dari itu kita akan sangat mendukung pemerintah kota Sabang untuk mengembangkan destinasi tersebut, guna menambah objek wisata selain wisata bahari," tambahnya.

Menurutnya, Kota Sabang memang sangat membutuhkan diversifikasi produk dan jenis pariwisata dengan berbagai tampilan. Meskipun, selama ini pulau Sabang dikenal karena keindahan alam dan lautnya, dibalik itu semua juga terdapat sejarah panjang yang tidak banyak diketahui orang, yang juga dapat menjadi sejarah melalui pariwisata Kota Tua.

Ketua DPRK Sabang yang bernaung di bawah Partai Aceh ini juga mengingatkan agar pengembangan tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan sosial dan budaya agar mendatangkan manfaat yang positif bagi kehidupan masyarakat Sabang.

“Rencana pengembangan destinasi wisata kota tua disabang ini patut diapresiasi dan didukung oleh semua pihak, konsep ini dapat menjadi langkah untuk menghadapi perkembangan sektor pariwisata yang begitu dinamis, Sebagai tahap awal, pemerintah telah dalam masa penyiapan konsep serta pematangan pemandu wisata Kota Tua di Sabang. Wisata Kota Tua ini juga akan difungsikan untuk membangkitkan nilai ekonomi masyarakat,” pungkasnya. 

Sebelumnya Pj Wali Kota Sabang Reza Fahlevi pernah mengajak beberapa kepala dinas terkait berjalan kaki mengitari kawasan di seputar Jalan Diponegoro, Perdagangan, dan Kuta Ateuh. Tujuannya, untuk menyamakan persepsi mengenai Kota Tua yang bakal dikembangkan sebagai destinasi wisata baru di Kota Sabang. 

 
Pj. Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi saat menyambangi wisata kota Tua. Foto Iin

Untuk mematangkan konsep destinasi wisata kota tua di Sabang, ia berharap dinas terkait mengajukan pembuatan qanun agar destinasi tersebut memiliki payung hukum yang jelas dan bisa mempertanggung jawabkan segala pelaksanannya. 

Kota Sabang juga masuk sebagai anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Apabila regulasi itu diajukan, pihaknya sudah tentu akan mendukung penuh destinasi baru tersebut. 

Di waktu lain, Pj Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi mengatakan saat ini pihaknya tengah menyusun Peraturan Wali Kota (Perwal) untuk pelestarian cagar budaya dalam upaya memaksimalkan wisata kota tua sebagai destinasi wisata baru di Sabang. 

“Regulasi yang akan kita hadirkan ini merupakan wujud dari komitmen pemerintah daerah dalam menggarap potensi wisata sejarah sebagai destinasi baru untuk menarik minat pelancong berkunjung ke Sabang,” jelas Reza Fahlevi. 

Ia juga menjelaskan, di Kota Sabang banyak bangunan peninggalan zaman masa Belanda dan Jepang yang dapat dikunjungi sebagai bagian menambah khazanah perjalanan Sabang Tempo Dulu. 

“Kita bertekad mengembangkan destinasi-destinasi/daya tarik baru, seperti desa wisata, dan juga wisata sejarah maupun wisata kota tua yang tak lain adalah untuk menghadirkan banyak tamu melancong ke seni. Hal ini tentunya akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat dan daerah,” tutupnya. (Adv)
Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com