17 Ags 2026 | Dilihat: 66 Kali
219 Warga Binaan Lapas Blangpidie Terima Remisi HUT ke-81 RI, Satu Langsung Bebas
Sebanyak 219 Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, menerima remisi umum (RU) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Foto. IJN
IJN - Blangpidie | Sebanyak 219 Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, menerima remisi umum (RU) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Penyerahan remisi turut hadir langsung Bupati Abdya, Safaruddin beserta unsur Forkopimda di Lapas Kelas IIB Blang Pidie, Senin 17 Agustus 2026.
Bedasarkan data diperoleh, 219 warga binaan pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Blangpidie mendapatkan Remisi Umum (RU). Dari jumlah tersebut, 218 orang menerima RU I dan satu warga binaan lainnya menerima RU II dan dinyatakan langsung bebas pada Hari Kemerdekaan ke-81 RI.
Adapun besaran RU I yang diperoleh warga binaan Lapas Blangpidie, yaitu 12 orang mendapatkan pemotongan tahanan 1 bulan, 38 orang dua bulan, 53 orang 3 bulan, 50 orang empat bulan, 51 orang lima bulan, dan 15 orang enam bulan.
Kepala Lapas Kelas IIB Blangpidie, Iwan Setiawan mengatakan, penyerahan remisi menjadi bentuk apresiasi negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perilaku baik, mematuhi tata tertib, serta mengikuti program pembinaan dengan baik selama menjalani masa pidana.
"Remisi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan partisipasi dalam berbagai program pembinaan," ungkapnya.
Iwan menyampaikan, pemberian remisi merupakan bagian dari proses pembinaan yang memberikan motivasi kepada warga binaan untuk terus menunjukkan perubahan positif.
“Remisi bukan hanya pengurangan masa pidana, tetapi juga bentuk apresiasi atas perubahan perilaku dan kepatuhan warga binaan selama mengikuti proses pembinaan. Kami berharap remisi ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat,” demikian tutupnya.