06 Februari 2020 | Dilihat: 268 Kali
Destinasi Wisata Religi dan Dongkrat Ekonomi Warga
40 Ribu Undangan Hadiri Maulid Raya di Blang Padang
noeh21
 

IJN - Banda Aceh | Sekitar 40 ribu undangan dari berbagai kalangan mulai dari masyarakat umum, pelajar, pejabat, anak yatim, kaum disabilitas, hingga wisatawan menyemut di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Kamis 6 Fabruari 2020.

Puluhan ribu orang hadir disana dalam acara perayaan maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah, yang diselenggarakan oleh Pemko Banda Aceh. Pada kesempatan itu, Pemko Banda Aceh menyediakan 1.000 hidangan kepada masyarakat yang menghadiri maulid.

Masing-masing hidangan tersedia 25 porsi nasi lengkap dengan pauknya. Wali Kota Aminullah Usman juga menyerahkan santunan kepada 1.000 anak yatim secara simbolis, sebelum penyampaian tausyiah dari Ustaz Das'ad Latief yang terbang jauh-jauh dari Makassar.

Turut hadir Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, sejumlah unsur Forkopimda Aceh, Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin, Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, unsur Forkopimda Banda Aceh, Sekda Bahagia, dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Aminullah mengatakan peringatan Maulid Raya yang diselenggarakan setiap tahun ini, merupakan bagian dari upaya untuk menanamkan nilai-nilai luhur, menghadirkan kembali keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam keseharian, serta membumikan syiar Islam di Kota Banda Aceh Gemilang.

"Insyaallah kami dari jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh akan mengambil inspirasi dari spirit Rasulullah dalam membangun Kota Banda Aceh, sebagai titik berangkat dalam mewujudkan visi Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah," ungkapnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas kehadiran Plt Gubernur Aceh, Ustaz Dasad Latief, dan seluruh undangan atas partisipasinya dalam menyukseskan maulid raya.

"Wabil khusus kepada masyarakat dari 90 gampong dan jajaran pemerintah yang telah menyediakan hampir 1.000 idang untuk jamuan kenduri maulid hari ini," katanya.

Menurut wali kota, panitia hanya menyediakan tenda, panggung, dan fasilitas pendukung lainnya. Sisanya merupakan swadaya masyarakat. "Jika kita kalkulasi, acara sebesarnya ini seharusnya butuh dana tak kurang dari Rp 5 miliar. Tapi dengan partisipasi masyarakat, semuanya terasa ringan dan bisa kita gelar dengan baik," ujarnya.

Selain sebagai wujud rasa syukur atas kelahiran Baginda Nabi dan syiar Islam, acara ini kata, Aminulllah juga sebagai perekat ukhuwah antar sesama. "Alhamdulillah kita bisa berkumpul bersama merajut ukuwah dan silaturahmi. Hadir pula di tengah-tengah kita 1.000 anak yatim dan 700 disabilitas yang kita tempatkan di tenda VIP," katanya.

Ia menambahkan, dampak ekonomi dari acara yang melibatkan banyak orang ini juga begitu besar. "Mulai dari daun pisang untuk membungkus nasi Bu Kulah, hingga Boh Itek laris manis di pasar. Belum lagi bidang-bidang usaha lainnya yang ikut terkena imbas positifnya, sehingga perekonomian kota ikut terdongkrak."

Khusus kepada Ustaz Das'ad Latief yang kerap berceramah keliling Indonesia, wali kota menitip pesan agar turut mempromosikan berbagai kelebihan Banda Aceh. "Kota kami memiliki destinasi wisata yang komplit dan tak dimiliki oleh daerah lain. Seni budaya, kuliner, edukasi tsunami, herritage, hingga kopinya yang mendunia," beber Aminullah.

"Dan tentu saja, kegiatan keagamaan seperti Maulid Akbar hari ini menjadi salah satu destinasi wisata religi favorit Banda Aceh. Buktinya di antara 40 ribu lebih yang datang hari ini juga hadir para wisatawan lokal maupun luar negeri seperti dari Turki, Jepang, Australia, Malaysia, dan beberapa negara lainnya," demikian pungkasnya.

Editor: Hidayat. S
Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com