21 November 2019 | Dilihat: 271 Kali
Adi Maros Terpilih Sebagai Ketua Kadin Kota Langsa
noeh21
 

IJN - Kota Langsa | Musyawarah Kota Luar Biasa (Musdalub) ke-III Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Langsa menunjuk Abdul Hadi Abidin atau yang akrab disapa Adi Maros sebagai ketua. Penunjukkan tersebut berdasarkan aklamasi, Kamis (21/11) di Aula Sekretairiat Daerah setempat. 

Adi Maros ditunjuk setelah sebelumnya 42 orang peserta Mukotalub yang merupakan anggota Kadin Langsa sepakat memberikan dukungan dan pilihannya terhadap sosok pengusaha muda Kota Langsa itu. 

"Alhamdulillah, seluruh peserta sepakat dan memutuskan saudara Abdul Hadi Abidin sebagai Ketua Kadin Kota Langsa masa periode 2019-2024" kata Khairul Amri pimpinan rapat formatur kepada wartawan. 

Ia menyebutkan, pengukuhan dilakukan oleh ketua terpilih Kadin Provinsi Aceh, H Makmur Budiman SE. 

Sementara ketua panitia pelaksana Kegiatan Hendra diwakil Sekretaris Panitia Haled, ST dalam laporannya menyampaikan, kegiatan Mukotalub ke-III Kadin Kota Langsa berlangsung satu hari penuh. 

"Peserta yang mengikuti pemilihan berjumlah 42 orang anggota tetap Kadin Kota Langsa" katanya.

Ia menyebutkan, pelakssanaan kegiatan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Kota Langsa nomor : SKEP/01/KDN-LGS/XI/2019 serta Surat Keputusan Caretaker Dewan Pengurus  Kamar Dagang dan Industri Provinsi Aceh nomor : SKEP/01/KDN-ACEH/VI/2019 tanggal 11 Juni 2019.

"Mukotalub ke-III Kadin Kota Langsa mengusung thema Optimalisasi Peran Kadin Menuju Wirausaha Yang Mandiri" tuturnya. 

Walikota Langsa Usman Abdullah yang diwakili Sekdakot, H Syahrul Thaib mengatakan, Pemerintah Kota Langsa memberi apresiasi terhadap kemajuan dunia usaha. Khususnya di Kota Langsa dan diharapkan terjalin sinergitas antara Pemko dan Kadin Kota Langsa.

Ketua Umum Kadin Provinsi Aceh H. Makmur Budiman, SE dalam sambutannya menyebutkan, sudah saatnya seluruh pelabuhan yang ada di Provinsi Aceh dilakukan modernisasi.

Dikatakannya, hal itu juga mencakupi dan kelengkapan berbagai infrastruktur dan fasilitas pendukung sebuah pelabuhan.

"Eksport CPO dari Aceh  khususnya ke negara India harus melalui pelabuhan yang ada di Aceh," katanya. 

Terkait program ini, kata Makmur, pihaknya akan minta dukungan penuh dari Gubernur Aceh.  

Penulis: Redaksi
 
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com