21 September 2019 | Dilihat: 440 Kali
Akmal Ibrahim: Sampah Itu Uang
noeh21
Bupati Abdya Akmal Ibrahim, SH. membuka acara world cleanup day 2019. (foto Heri)
 

IJN - Abdya | Bupati Aceh Barat Daya Akmal Ibrahim, SH. mengaku dirinya adalah tukang sampah. Bila melihat sampah sama dengan melihat uang. Hal ini diungkapkannya saat membuka acara Word Cleanup Day (WCD) 2019, berlangsung di Pantai Jilbab Desa Ujong Serangga Kecamatan Susoh, Sabtu 21 September 2019.

Dihadapan Seribu relawan WCD, Akmal mengisahkan masa lalunya saat menjadi pengusaha sampah di Banda Aceh. Saat itu Ia mampu mempekerjakan 80 karyawan dan gajinya mereka perbulan hampir setara dengan gaji dosen Unsyiah.

"Percaya atau tidak sampah yang kotor ini adalah sumber uang," ujarnya 

Akmal melanjutkan, pengalamannya itu kini coba diterapkan di Abdya. Ia meminta salah satu kawannya, Agus untuk mengelola sampah yang ada di Abdya. Terbukti kini penghasilan Agus dalam setiap harinya bisa mencapai 1 juta rupiah. Di samping itu Agus juga bisa membantu lapangan kerja untuk belasan orang miskin, dan janda. 
 
Kepada para Camat dan Kepala Desa Akmal mendorong kreatifitas masing-masing dalam pengelolaan sampah hingga berubah menjadi devisa pemasukan wilayah. 

"Saya tekankan Camat dan Kepala Desa harus peduli dengan kebersihan lingkungan. Sesuai dengan aturan, silahkan gunakan dana desa yang ada untuk mengatasi sampah," tutupnya.

Di puncak acara WCD Abdya 2019 ini turut dihadiri Dandim 0110/Abdya Letkol Czi M Ridha Has, S.T., M.T. Kabagops Polres Abdya AKP Haryono, para SKPK, Persatuan Dharma Wanita dan Persit Kodim Abdya. 

Penulis : Heri Purwanto 
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com