12 Mei 2023 | Dilihat: 1228 Kali
Aliansi Pemuda Bireuen Tolak Kehadiran Bank Konvensional di Aceh
noeh21
 

IJN - Bireuen | Gangguan yang dialami PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI dikabarkan bukan karena system maintenance, melainkan serangan ransomeware jenis virus malware yang menyerang perangkat dengan sistem enkripsi file.
 
Gangguan tersebut sempat ramai diperbincangkan di media sosial Twitter, bahkan sampai membuat nasabahnya geram.
 
Hingga hari ini, Kamis, 11 Mei 2023 BSI Mobile error terhitung sejak hari Senin, 8 Mei 2023 siang kemarin.

Harusnya, jauh-jauh hari sebelumnya manajemen dan Direksi PT BSI harus mempertimbangkan secara matang terhadap dampak yang akan terjadi, apabila dilakukan layanan pemeliharaan jaringan (maintenance) perbankan.
 
Najwa Al Habsyi yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Bireuen mendesak Pemerintah Aceh agar segera mengambil langkah secara tepat dan terukur, agar persoalan ini segera teratasi dan masyarakat di Aceh segera bisa melakukan transaksi keuangan melalui perbankan.

"Kami juga mendesak kepada Direksi PT Bank BSI agar dapat mempertanggungjawabkan atas lumpuhnya perekonomian masyarakat Aceh, dan harus menjelaskan kepada publik secara detail dan terbuka terhadap persoalan yang sebenarnya terjadi, mengingat dampak akibat pemeliharaan jaringan telah menyebabkan kelumpuhan ekonomi bagi masyarakat Aceh,"kata dia.

Dia menjelaskan, berlakunya Qanun nomor 11 tahun 2018 mendorong bank-bank konvensional pergi dan mengucapkan selamat tinggal ke masyarakat Aceh. Sistem syariah akan menjadi satu-satunya pilihan, meski masih mengundang kontroversi.
 
Najwa Al Habsyi atas nama Pemuda Bireuen menolak segala upaya untuk menghadirkan kembali bank konvensional di Aceh karena riba bertentangan dengan ajaran Islam.

"Kami juga mendukung sekaligus mendesak bank syariah di Aceh untuk betul-betul menjalankan sistem perbankan yang sejalan dengan nilai-nilai Islam, adil, tidak gharar, tidak menzalimi dan betul-betul bersih total dari riba,"tegas dia.
 
Aliansi Pemuda Bireuen (APB) mengajak semua pihak untuk menghormati kekhususan Aceh dalam bidang penegakan syariat Islam, serta mendukung implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah dan meminta pihak-pihak terkait agar tidak buru-buru meminta revisi di tengah usia Qanun LKS yang masih baru.



Penulis : Luqman
Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com