04 Des 2021 | Dilihat: 6629 Kali

Anak Panglima GAM Ishak Daud, Ambia : Mari Kita Jaga Perdamaian Aceh

noeh21
Foto Panglima tertinggi GAM Aceh, Ishak Daud dan Putra pertama Ishak Daud, Ambia Ishak.
      
IJN - Aceh Timur | Peringatan Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke-45 tahun ini, putra dari Alm Panglima Ishak Daud, Ambia Ishak mengajak seluruh Rakyat Aceh untuk menjaga perdamaian dan mendoakan para pejuang syuhada yang telah gugur.

"Jangan pernah merusakan perdamaian Aceh yang sudah di perjuangankan oleh para pejuang syuhada, maka dari itu mari kita sama sama untuk menjaga dan merawat perdamaian Aceh yang kita cintai ini," kata Ambia yang merupakan anggota Jaringan Aneuk Syuhada (JASA) Aceh Timur.

Ambia juga mengatakan, pada Milad GAM ke 45 ini adalah untuk mengenangkan para syuhada yang telah meninggalkan anak yatim, janda dan duda. Untuk itu kita harus menjaga titipan dari para syuhada kita.
​​​​​​
Baca juga: Anak Panglima GAM, Ambia: Perjuangan Ayah Saya Belum Berakhir Untuk Aceh

Selain itu, Ambia juga mengharapkan di milad GAM ke-45 dapat menjadi renungan kembali apa-apa saja yang telah diperbuat untuk rakyat Aceh dalam memakmurkan dan mendamaikan Aceh.

“Bila dulu tujuan melakukan perlawanan untuk mendapat keistimewaan bagi rakyat Aceh dan sekarang dengan telah adanya perjanjian damai MoU Helsinki maka mari kita bersama-sama memakmurkan kesejaheraan rakyat Aceh dengan meningkatkan sumber daya manusia,” ujar Ambia.

"Saya minta kepada Penjabat dan Petinggi Gam agar bisa mempertanggung jawabkan semua amanah yang sudah di tuntut untuk dipertanggung jawabkan," harap Ambia.

Untuk diketahui,  Ambia Ishak merupakan anak pertama dari Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Ishak Daud dan Cut Rostina.
 
Ambia merupakan putra kandung dari Ishak Daud, dahulu nama Ishak Daud begitu dikenal. Bagaimana tidak, soalnya Ishak Daud adalah panglima tertinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Penulis : Mhd Fahmi
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas