15 Oktober 2019 | Dilihat: 51 Kali
BNNK Sabang Ajak Para Geuchik Bersinergi Wujudkan Desa Bersih Narkoba
noeh21
 

IJN - Sabang | Untuk mewujudkan desa bebas dari Narkoba sesuai dengan rencana aksi Nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), BNNK kota Sabang mengundang seluruh geuchik, Babinsa, dan Babinkamtibmas se-Kota Sabang agar dapat bersinergi memberantas narkoba di gampong.

 “Kegiatan ini digelar untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika baik di lingkungan pendidikan, lingkungan pemerintahan, lingkungan keluarga, terutama di lingkungan masyarakat."

Demikian disampaikan Ketua BNNP Aceh,  Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Nasir, MH yang dibacakan Ketua BNNK Sabang Jauhari, pada sosialisasi yang mengangkat tema “Sinergitas dan Optimalisasi P4GN Dalam Mewujudkan Desa Bersih Narkoba (Bersinar)”,  Senin 14 Oktober 2019 di Aula Kantor Walikota Sabang.

Menurut Fasial, Bandar narkoba ingin menjadikan desa sebagai wilayah strategis untuk peredaran gelap narkoba, untuk itu sinergitas stakeholder sangat diperlukan untuk berperan aktif dalam pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di lingkungan masyarakat untuk terciptanya Gampong Bersinar.

Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Aceh, Masduki SH, menyebut perlu mengedepankan desa menjadi target, karena desa menjadi wilayah strategis untuk jalur penyelundupan dan perdagangan gelap narkoba.

“Terutama desa perbatasan yang berbatasan dengan perbatasan Negara dan pesisir pantai yang telah menjadi target sasaran para pengedar narkoba," katanya.

Menurutnya, desa telah menjadi target, maka sangat diperlukan sinergitas antara Babinsa, Babinkamtibmas, dan Geuchik untuk memerangi bersama,  Karena mereka yang lebih tau wilayah gampongnya.

Masduki juga meminta para geuchik, kalau perlu membuat resam (peraturan) gampong tentang penyalahgunaan narkoba, misalnya diberikan sanksi sosial terhadap warganya yang menyalahgunakan narkoba tersebut.

"Berikan saja sanksi misalnya, jika ada kegiatan atau acara di rumahnya, maka tidak akan ada warga yang datang ke rumahnya," tutup Masduki.

Penulis : Windi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com