12 Nov 2025 | Dilihat: 190 Kali

Cegah Penularan TBC, Lapas Lhoksukon Skrining Gejala dan Chest X Ray Bagi Warga Binaan

noeh21
Lapas Kelas IIB Lhoksukon melaksanakan kegiatan Active Case Finding (ACF) TB melalui chest X-Ray dengan dukungan Global Fund (GF). Foto. Ist
      
IJN - Lhoksukon | Sebagai langkah mencegah terjadinya penularan kasus Tuberkulosis (TBC), Lapas Kelas IIB Lhoksukon melaksanakan kegiatan Active Case Finding (ACF) TB melalui chest X-Ray dengan dukungan Global Fund (GF).
 
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama Kementerian Kesehatan yang bertujuan untuk mengoptimalkan angka penemuan kasus TBC secara aktif dan masif pada kelompok yang berisiko tinggi dan rentan terhadap penularan dan penyebaran di dalam komunitas khususnya pada Lapas, Rutan, dan LPKA se-Indonesia.
 
Kepala Lapas Lhoksukon, Rian Firmansyah mengapresiasi kegiatan ini karena merupakan salah satu langkah preventif penularan dan penyebaran penyakit menular TBC di Lapas seluruh Indonesia khusunya pada Lapas Lhoksukon.

"Kegiatan dilaksanakan mulai 10 November 2025 sampai 11 November 2025 dengan jumlah WBP yang diskrining dengan Rongent sebanyak 308 orang," katanya.

Dalam pelaksanaanya Lapas Lhoksukon didampingi oleh petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara dan Fasyankes Puskesmas Lhoksukon dan bekerjasama dengan PT. E-Tirta Medical Centre.





Penulis: Hendria Irawan
Editor: Redaksi
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas