22 Maret 2022 | Dilihat: 102 Kali
Curi Sepeda Motor untuk Beli Chip Domino dan Narkotika, Dua Pelaku Ditangkap Polisi
noeh21
Keterangan : kedua tersangka diamankan di Polsek Kuta Alam, Polresta Banda Aceh. Foto. Istimewa
 

IJN - Banda Aceh | Dua orang tersangka yang terlibat tindak pidana pencurian sepeda motor (Curanmor) di Banda Aceh diamankan oleh Satreskrim Polres Aceh Besar. Hingga kini kedua tersangka itu diamankan di Polsek Kuta Alam, Polresta Banda Aceh. 
 
Kedua tersangka yakni berinisial BS alias Boim (38) warga Jeulingke Banda Aceh dan ZF alias Enggeh (25) warga Lam Lueng Aceh Besar.
 
Dua tersangka itu terlibat melakukan tindak pidana curanmor dan pertolongan jahat yang terjadi di Banda Aceh pada tanggal 25 Februari 2022 silam. 
 
Hal ini seperti dikatakan oleh Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kapolsek Kuta Alam di Banda Aceh AKP Muchtar Chalis, S.Pd.I, Selasa 22 Maret 2022. 
 
"BS alias Boim awalnya melakukan pencurian sepeda motor jenis Honda Supra X 125 BL 5814 JE di bantaran Krueng Aceh, Jumat (25/2) malam. Saat itu korban Agus Mawar memarkirkan di TKP dengan tujuan hendak menjaring udang, namun sekitar jam 23.00 WIB, korban melihat sepeda motor miliknya telah hilang," kata Kapolsek Kuta Alam, AKP Muchtar Chalis.
 
Kemudian, lanjut kata Kapolsek, BS alias Boim kembali melakukan aksinya di wilayah hukum Polsek Kuta Alam, tepatnya pada Sabtu dini hari (26/2). BS alias Boim mencuri sepeda motor jenis Honda NF 125 SD BL 6624 PR milik Isfani (45) warga Lambaro Skep, Banda Aceh yang terparkir di depan rumahnya. 
 
Tak puas dengan dua unit sepeda motor yang dicurinya, BS alias Boim kembali melakukan pencurian sepeda motor jenis Honda 125 NF BL 6417 LV, dimana pemiliknya merupakan seorang anggota Polri bernama Daryono warga Jeulingke, Banda Aceh, Selasa (1/3/2022).
 
"BS alias Boim melakukan pencurian sepeda motor milik anggota Polri jenis Honda 125 NF yang diparkirkan di garasi rumahnya. Saat hendak bertugas, Daryono melihat dudukan kunci kontak miliknya terletak didepan rumah dan 100 meter kedepan menemukan lampu bagian depan sepeda motor miliknya,"jelas AKP M.Chalis.   
 
Pasca melakukan tindak pidana di Banda Aceh, ketiga unit sepeda motor tersebut dibawa ke Gampong Lam Lueng, Indrapuri, Aceh Besar. Disana sudah menunggu ZF alias Enggeh sebagai tehnisi bongkar atau spesialis mempreteli sepeda motor hasil curian.
 
Pada hari Rabu (2/3) sekira pukul 01.00 WIB, Opsnal Satreskrim Polres Aceh berhasil mengamankan kedua tersangka di badan jalan Banda Aceh - Medan, di Gampong Rukih, Indrapuri Aceh Besar.
 
"Setelah mengamankan kedua tersangka bersama barang bukti dua unit sepeda motor, kemudian diserahkan ke Satreskrim Polresta Banda Aceh, karena locus kejadian berada di wilayah hukum Polresta Banda Aceh,"sebutnya.
 
Kemudian tambah Kapolsek, Opsnal Satreskrim Polresta Banda Aceh atas arahan Kasatreskrim Kompol M Ryan Citra Yudha SIK menjemput tersangka dan barang bukti untuk dibawa ke Polresta Banda Aceh. 
 
"Kini kedua tersangka telah diamankan di Polsek Kuta Alam untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, " tutur Kapolsek. 
 
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat 1 KUHP dan diancam hukuman kurangan penjara selama 9 tahun, pungkas Kapolsek. 
 
Hasil Curian Beli Narkotika dan Chip Domino
 
Kedua tersangka menjual sepeda motor hasil curian senilai Rp. 1 Juta per unit. Dimana hasil penjualannya dipergunakan oleh tersangka untuk membeli narkotika jenis sabu dan bermain game online. 
 
"Kedua tersangka ini setelah dilakukan pengembangan penggunaan uang dari hasil penjualan sepeda motor itu, di pergunakan untuk membeli narkotika jenis sabu dan membeli chip domino,"demikian kata Kapolsek. (Red)
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com