30 April 2020 | Dilihat: 424 Kali
Dampak Corona, Pemimpin Aceh Singkil Harus Peka Terhadap Kehidupan Rakyat
noeh21
Hendri Saputra, salah seorang tokoh muda Aceh Singkil.
 

IJN - Aceh Singkil | Dampak dari penyebaran wabah penyakit virus Corona atau Covid-19, yang sudah sangat memprihatinkan berimbas terhadap perekonomian terutama masyarakat menengah kebawah yang tidak memiliki penghasilan tetap, perlu adanya kepekaan pemimpin terhadap kehidupan rakyatnya.
 
"Ditengah kondisi saat seperti sekarang ini, pemimpin harus peka menyikapi kehidupan masyarakat yang morat marit. Bukan hanya malah menyuguhkan janji-janji semata dengan memanfaatkan penderitaan rakyat," ucap Salah seorang tokoh muda Kabupaten Aceh Singkil, Hendri Saputra, Kamis, 30 April 2020.
 
Dengan kondisi saat ini, lanjut Hendri, sudah seharusnya pemimpin beserta kabinetnya wajib selalu berada ditengah masyarakat, dan mencari solusi akibat dampak dari penyebaran virus Covid-19 yang belum diketahui kapan akan berakhir terhadap kehidupan rakyatnya.
 
Hendri menambahkan, seperti menyusun master plan jangka pendek, menengah ataupun jangka panjang terhadap dampak dari penyebaran virus Covid-19.
 
Menurut Hendri, saat ini selain jumlah orang terpapar positif virus Covid-19 terus bertambah dan mengawatirkan, kemerosotan ekonomi masyarakat sulitnya untuk memenuhi kebutuhan kehidupan sehari- hari juga semakin dirasakan rakyat.
 
"Memang diakui, untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, sudah mendirikan beberapa posko di perbatasan, melakukan himbauan, sosialisasi dan lainnya," terangnya.
 
Namun, kata Hendri, rasanya perhatian kemerosotan perekonomian masyarakat yang tidak memiliki penghasilan tetap akibat dari penyebaran virus Covid-19 ini juga tidak kalah pentingnya.
 
"Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan tidak sedikit warga mengeluh sulitnya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saat ini. Karena denyut nadi ekonomi yang tergolong mandat dan lumpuh," ujarnya.
 
"Dengan begitu, sebelum terjadi efek tidak baik ditengah masyarakat demi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, pemerintah harus segera mengambil langkah," cetusnya.
 
"Sangatlah tepat bila Pemerintah memberikan stimulus, penyediaan bahan pangan dan BLT tepat sasaran," ungkapnya.
 
Hendri juga mengatakan, melihat kondisi saat ini sudah selayaknya pemerintah dengan daya dan upaya wajib melihat sektor-sektor mana yang bisa di genjot dan di prioritaskan mempertahankan kehidupan ekonomi masyarakat untuk mendapatkan pendapatan.
 
Menurutnya lagi, dengan kekuatan anggaran yang dimiliki saat ini secara keseluruhan selayaknya digunakan dulu untuk Penanganan Covid-19 dan membantu ekonomi masyarakat yang sedang dilanda krisis.
 
"Jika memang tidak mampu melakukan analisa untuk itu, lebih baik berhenti sajalah jadi pemimpin," cetusnya lagi.
 
"Semestinya pemimpin daerah khususnya Aceh Singkil bersama seluruh jajarannya sudah bisa melihat dampak ekonomi mikro dan makro rakyat saat ini. Apalagi saat ini semua sudah terlihat secara nyata didepan mata. Jangan asik sibuk dengan data tapi tidak ada action, yang ada ekonomi akan semakin parah. Kesannya daya intelegensi pemerintah sangat-sangatlah lemah. Sehingga solusi yang cepat, tepat terlihat seperti tidak ada sama sekali,".
 
"Jangan hanya mau jadi pemimpin saja, tapi saat rakyat menderita begini malah bersembunyi tanpa ada solusi. Setelah ada huru hara nanti baru mengambil sikap, dan ujung-ujungnya masyarakat juga yang di salahkan," paparnya.
 
"Sebagai masyarakat dan rakyat, tidak akan mau tahu dana dari mana untuk menstabilkan keadaan daerah saat ini. Sebab disinilah letak leadership seorang pemimpin. Jika tidak mampu menganalisis tata kelola pemerintahan maka mundur saja," tandasnya.
 
Penulis : Erwan
Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com