09 Jun 2026 | Dilihat: 58 Kali

Dana Stimulan Rehab Rumah Penyintas Banjir Mulai Tersalurkan

noeh21
Teks Foto: Kabag Prokopim Setdakab Bireuen, Mursyidin. Foto: IJN/Dok. Pribadi.
      
IJN - Bireuen | Dana stimulan rehabilitasi rumah bagi penyintas bencana mulai disalurkan sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang terus dilakukan. 
 
Penyaluran bantuan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan akibat banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Bireuen beberapa waktu lalu. 
 
Demikian antara lain disampaikan Ir. Bukhari, ST, Analis Kebijakan Ahli Muda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen, Selasa, 9 Juni 2026 kepada IJN.
 
Dijelaskan, jumlah bantuan stimulan perumahan hingga 8 Juni 2026 telah terealisasi sebanyak 26 unit untuk katagori rusak ringan dengan total anggaran Rp 399 juta. Sementara untuk katagori rusak sedang telah tersalurkan untuk 17 unit rumah dengan total anggaran Rp 900 juta. 
 
Ditempat terpisah, Kabag Prokopim Setdakab Bireuen, Mursyidin, mengatakan, bantuan stimulan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan serta meringankan beban warga dalam membangun kembali tempat tinggal mereka.
 
Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui instansi terkait terus melakukan pendampingan dan verifikasi terhadap penerima bantuan agar penyaluran dana tepat sasaran sesuai tingkat kerusakan rumah yang telah ditetapkan, katanya. 
 
Selain itu, pemerintah juga mengingatkan penerima bantuan untuk memanfaatkan dana tersebut sesuai peruntukannya, yakni untuk rehabilitasi dan perbaikan rumah, katanya.
 
Dia menjelaskan, penyaluran dana stimulan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung percepatan pemulihan masyarakat pascabencana. 
 
"Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal. Karena itu, penyaluran dana stimulan rehabilitasi rumah menjadi salah satu prioritas pemerintah," kata Mursyidin.
 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas