09 Agustus 2019 | Dilihat: 240 Kali
Darwin: Bupati Rocky Gagal Penuhi Kebutuhan Listrik Warga Indra Makmu
noeh21
aktivis Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, asal Indra Makmu, Darwin.
 

IJN - Aceh Timur | Bupati Aceh Timur, Hasballah M.Thaib (Rocky) dianggap gagal memenuhi kebutuhan warganya akan listrik, seringnya terjadi pemadaman listrik secara sewenang - wenang dan tanpa penjelasan oleh pihak PLN di Aceh Timur, membuat warga geram. Sebab pemadaman listrik secara sepihak itu dirasakan sangat merugikan warga, khususnya bagi para pedagang atau kantoran yang sangat bergantung aktifitasnya sehari - hari dengan pasokan listrik.
 
Kondisi buruk itu pula sangat dirasakan oleh warga Kecamatan Indra Makmu, yang mengalami pemadaman listrik lebih sering dan tak menentu.
 
"Jangan jadikan Indra Makmu, daerah pemodal Aceh Timur ini, sebagai anak tiri pelayanan listrik PLN," kata aktivis Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, asal Indra Makmu, Darwin, Jumat 9 Agustus 2019.
 
Pernyataan Darwin itu bukanlah mengada-ada, ia mengungkapkan di daerahnya pemadaman listrik sangat sering terjadi, bahkan sulit diterima akal sehat.
 
"Selama ini, PLN sudah sesuka hati dengan Indra Makmu, dalam satu kali 24 jam, hampir 5 sampai 7 kali terjadi pemadaman listrik, tanpa ada pemberitahuan kepada masyarakat," ungkap Darwin.
 
Dia mengingatkan, agar PLN menyadari, bahwa warga Indra Makmur bukanlah penikmat listrik gratis, melainkan pelanggan yang memiliki hak yang sama dengan warga kecamatan lainnya di Aceh Timur.
 
"Woi PLN, kami masyarakat pelanggan kalian, bukan penerima listrik gratis, jadi hargai kami di Indra makmu sebagai pelanggan, jangan semena- mena, untung kami di Aceh, kalau di pulau Jawa, sudah habis uang negara buat bayar ganti rugi sama kami," ketus Darwin.
 
Darwin sangat berharap pemadaman listrik tidak terjadi lagi, apalagi dalam jarak waktu yang berdekatan.
 
"Kami berharap, pemadaman listrik di Indra makmu tidak terjadi lagi, karena sangat menggangu masyarakat mencari rezeki, apa lagi kenyamanan kami yang sangat terganggu dengan keadaan ini," ujarnya.
 
Darwin juga mengungkapan, kondisi yang sangat memprihatinkan pun dialami masyarakat terkait krisis listrik ini, dan dia mengingatkan agar pemerintah, khususnya PLN benar - benar memperhatikan keluhan warga.
 
"Pulsa listrik 20 ribu cuma tahan 4 hari, tapi listrik sering mati, jangan sampai masyarakat turun ke jalan untuk protes baru ditanggapi," kecam Darwin.
 
Dia meminta pihak PLN serius menangani krisis listrik yang sudah sangat meresahkan warga tersebut.
 
"Saya meminta pihak PLN, untuk memberikan pelayanan maksimal, Dan saya berharap pihak pemerintah untuk mencari sumber permasalahan ini, atau mungkin ada kaitannya dengan pemakaian listrik untuk perusahaan monster di Indra makmu," kata Darwin.
 
Menurut informasi warga setempat, pemadaman listrik juga kerap terjadi secara acak setiap Sabtu dan Minggu, di sejumlah desa tertentu di Kecamatan Idi Rayeuk, tanpa adanya penjelasan sebelumnya. Bahkan keluhan warga seakan tidak terdengar oleh pihak PLN, maupun pemerintah setempat.
 
Hingga berita ini diturunkan, awak media belum dapat mengkonfirmasi kepada pihak PLN, terkait pemadaman listrik di kawasan Aceh Timur, sebab nomor telepon layanan pelanggan PLN, tidak diangkat saat berkali - kali dihubungi. (Ril)
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com