15 November 2019 | Dilihat: 232 Kali
Di Simeulue Banyak Resort Tak Laporkan Jumlah Wisman
noeh21
 

IJN - Sinabang I Kehadiran resort di beberapa lokasi di Pulau Simeulue ternyata belum memberikan manfaat positif bagi Pendapatan Asli Daerah untuk Simeulue, padahal setiap tahunnya Pulau Simeulue dikunjungi oleh ratusan Wisatawan dari mancanegara.
 
Hal itulah yang diungkap oleh Kepala Kesbangpol Simeulue, Drs.Alwi Alhas saat mengisi pada sosialisasi pemantauan orang asing dan tenaga kerja asing yang digelar pada Jumat, 15 November 2019.
 
Selain itu, Kasat Intelkam Polres Simeulue, Ipda Devy Iswandi Syahputra, S.H juga mengatakan, banyak resorts di Simeulue tidak melakukan pelaporan secara berkala mengenai jumlah wisatawan mancanegara yang datang menginap di tempat usaha mereka.
 
Data yang diperoleh untuk tahun 2019 ini saja sudah ada 867 orang wisatawan mancanegara yang datang ke Simeulue namun tidak mendapat pengawasan secara maksimal dari pihak Pemantau Orang Asing (POA) Simeulue.
 
"Belum lagi jumlah wisman asal luar negeri yang menggunakan jalur laut ke Simeulue, hal ini akan dikhawatirkan tidak bisa dihitung jumlahnya," ujar Devy Iswandi Syahputra.
 
Kasat Intelkam Polres Simeulue bahkan berharap, aparat desa bisa meningkatkan koordinasi dan sinergitas informasi dengan pihak terkait untuk memberikan informasi jika ada gerak gerik wisatawan mancanegara yang diduga mengkhawatirkan.
 
"Tak bisa dipungkiri, minimnya pengawasan terhadap orang asing menjadi kendala belum ada imigrasi di Kabupaten Simeulue sehingga kurang maksimalnya untuk mengawasi kegiatan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Simeulue," katanya.
 
"Bahkan, mirisnya lagi ada banyak resort yang memberikan fasilitas kenderaan roda dua secara bebas tanpa ada pengawasan yang diberikan kepada wisatawan mancanegara untuk dipakai sebagai tranportasi," ungkapnya.
 
Kepala Kesbangpol Kabupaten Simeulue, Drs. Alwi Alhas tak menampik keterbatasan anggaran tidak bisa melakukan pemantauan orang asing secara berkala oleh Tim POA, yang dibentuk oleh Bupati Simeulue.
 
"Bahkan banyak WNA yang menginap di rumah warga sehingga tidak menghasilkan pendapatan asli daerah bagi Kabupaten Simeulue," terangnya.
 
"Sementara menjadi kendala dari pemerintah desa masih ada yang enggan melaporkan kepada Camat setempat mengenai orang asing yang menginap di rumah rumah warga," tuturnya.
 
Editor : Mhd Fahmi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com