05 Oktober 2021 | Dilihat: 575 Kali
Dianggap Intervensi Kejari, Amarah : Statement Nasir Djamil Lukai Hati Masyarakat Simeulue
noeh21
Koodinator Amarah, Isra Fuaddi
 

IJN - Banda Aceh | Publik di Kepulauan Simeulue dihebohkan dengan pernyataan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) soal kasus dugaan korupsi di wilayah tersebut.

Bahkan, Aliansi Mahasiswa Rakyat dan Buruh (Amarah) Simeulue menyoroti pernyataan Nasir Djamil yang dinilai terkesan mengintervensi Kejari Simeulue.

Hal itu seperti disampaikan Koordinator Amarah, Isra Fu'addi dalam rilisnya mengatakan, bahwa pernyataan Nasir Djamil yang juga merupakan Anggota DPR RI tersebut terkesan mengintervensi Kejari Simeulue dalam menangani kasus SPPD DPRK setempat.

Pasalnya. Dijelaskan Isra, bukan tanpa sebab, di satu sisi Anggota DPR RI tersebut mendukung proses hukum dalam kasus korupsi di dinas PUPR Simeulue.

Baca Juga: Amarah Desak Kejari Tuntaskan Kasus SPPD DPRK Simeulue

Namun menurutnya, di sisi lain (Nasir Djamil -red) malah minta SP3kan kasus SPPD DPRK yang saat ini sedang ditangani oleh Kejari Simeulue.

"Apa karena ada dua oknum anggota DPRK yang se-Partai dengan beliau yang masuk dalam kasus tersebut? sehingga cari celah untuk membela mereka,"tegas Isra Fu'addi, diterima INDOJAYANEWS.COM, Selasa 5 Oktober 2021.

Dia menyebut, pernyataan Nasir Djamil sangat melukai hati rakyat. Karena, masyarakat Simeulue berharap kasus tersebut segera mendapat kejelasan.

Pihaknya menduga, keterlambatan dan berbelitnya proses kasus SPPD DPRK Simeulue selama ini karena diduga di tunggangi oleh kepentingan oknum anggota DPR RI dengan menggunakan kekuasaan dalam mengintervensi penegakan hukum.

"Seharusnya beliau mengawal dan memastikan penegakan hukum, bukan minta dihentikan apalagi terkesan intervensi. Kami pastikan kasus ini akan tetap kami kawal hingga tuntas,"tutup mantan Ketua Ippelmas.

Sebelumnya, Amarah pada 21 Mei 2021 lalu gelar demonstrasi ke DPRK dan Kejari Simeulue terkait SPPD anggota DPRK di Kabupaten Simeulue.

Kejari Simeulue telah memberikan jawaban kepada Amarah, Kejari berkomitmen ungkap SPPD anggota DPRK tersebut. Namun menunggu hasil Tim auditor investigasi. Hingga saat ini, kasus SPPD tersebut belum ada keterangan resmi dari Kejaksaan Negeri Simeulue. 


Penulis: Hendria Irawan
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com