04 September 2019 | Dilihat: 2010 Kali
Dinyatakan Pulih, Ijas Dipulangkan ke Keluarga
noeh21
Kepala Dinsos Subulussalam, Drs. H. Sanusi, M. Ag disaksikan Kepala Desa menyerahkan Ijas kepada keluarganya
 

IJN | Subulussalam - Jasmiati alias Ijas (41) pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Kota Subulussalam dipulangkan dan diserahkan kepada keluarganya di Desa Muara Batu-batu Kecamatan Rundeng, Selasa 3 September 2019.

Pemulangan Ijas yang sering membuat onar di jalanan sebelumnya, lantaran sudah dinyatakan pulih meski masih dalam pengawasan usai menjalani perawat di RSUD dr. H. Yuliddin Away, Kabupaten Aceh Selatan. Ijas dirawat inap jiwa RSUD dr. H. Yuliddin Away sejak tanggal 11 Juli 3019 dengan diagnosa Skizofrenia Paranoid yang cenderung mendengar suara-suara di dalam pikiran dan melihat sesuatu yang tidak nyata.

" Alhamdulillah, Ijas sudah diperbolehkan pulang ke rumah oleh pihak rumah sakit Aceh Selatan yang sebelumnya kita antar ke sana untuk mendapat pengobatan " kata Kepala Dinas Sosial Kota Subulussalam, Drs. H. Sanusi, M. Ag kepada IJN, Selasa 3 September 2019.

Beberapa petugas dari Dinas Sosial yang langsung dipimpin Kepala Dinas Sanusi tampak langsung menjemput Ijas ke Tapaktuan dan mengantarkan Ijas ke keluarganya yang tinggal di Desa Muara Batu-batu. Dengan menggunakan jilbab, Ijas terlihat berbincang-bincang dengan keluarganya sesaat penyerahan sekitar pukul 17.30 WIB.

Kepala Dinas Sosial setempat, Drs. H. Sanusi, M. Ag kepada IJN mengatakan meski pihak rumah sakit sudah menyatakan pulih, namun peran keluarga untuk mengontrol pasien harus dilakukan demi kesembuhan Ijas agar tidak kembali kambuh.

Sanusi pun berharapan kepada masyarakat khususnya keluarga Ijas agar memperhatikan secara serius dan memberi obat secara rutin, supaya pasien bisa sembuh total " kita dari dinas sudah 4 kali memfasilitasi dan memberikan pengobatan kepada Ijas yang seharusnya tanggungjawab dinas hanya 2 kali. Karena banyaknya keluhan masyarakat terkait ulah Ijas yang sering mengganggu di jalanan, maka dinsos mengambil kebijakan untuk kembali membawa ke rumah sakit di Aceh Selatan " tambahnya.

Dalam surat keterangan dokter RSUD dr. H. Yuliddin Away menyimpulkan, pasien layak dipulangkan dan dilakukan rawat jalan, pasien harus terus meminum obat hingga jangka waktu yang ditentukan kemudian oleh dokter, untuk itu diperlukan partisipasi pihak keluarga guna pengawasan dan kesinambungan minum obat pasien, perlu adanya dukungan dari keluarga dan lingkungan tempat tinggal pasien dan pihak terkait lainnya untuk rehabilitasi sosial terhadap pasien

Penulis:  AB
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com