04 Feb 2020 | Dilihat: 705 Kali

Disdik Sabang Launching Buku Nol Kilometer

noeh21
      
IJN - Sabang | Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga lakukan bedah dan launching buku Nol Kilometer yang ditulis oleh sejumlah guru dikota Sabang, Selasa, 4 Februari 2020.
 
Buku Nol Kilometer ditulis oleh 21 orang yang semuanya berasal dari kalangan guru di Kota Sabang, guna memacu minat para tenaga pendidik lainnya untuk menulis karyanya dalam sebuah buku. 
 
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Sabang Desiana S.Pd, M. Pd mengatakan, dengan acara ini kita harapkan kedepan lebih banyak lagi guru-guru kita yang bisa berkarya. 
 
"Tidak hanya puas seperti yang sekarang ini satu buku beramai-ramai tetapi mudah - mudahan kedepan kita akan mencanangkan program "Sagu Sabu" (Satu Guru Satu Buku) itu harapan saya," kata Desiana.
 
Lanjut dikatakan Desiana, nantinya kedepan ia juga berharap, bukan hanya guru yang berkarya tetapi siswa juga harus bisa berkarya.
 
"Selanjutnya untuk memacu itu semua, kita akan melakukan pelatihan literasi, termasuk kegiatan hari ini bedah dan launching buku juga akan banyak kegiatan lain yang intinya untuk meningkatkan mutu pendidikan di kota sabang," ujarnya. 
 
Sementara Walikota Sabang melalui Asisten I Bidang Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesra Kota Sabang Andri Norman A.P M.Si, mengatakan, sebagai pejabat daerah kita memberikan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya kegiatan ini. 
 
Dikatakan, Sebelumnya kita banyak tidak banyak mengetahui atas prestasi - prestasi yang sudah diperoleh para guru yang telah lama berjibaku dalam dunia pendidikan, ternyata cukup banyak para pendidik yang ada di kota sabang ini telah mengukir prestasinya bahkan sudah sampai ketingkat nasional. 
 
"Termasuk ibu Sri guru TK (Taman Kanak-kanak) Pertiwi, juga jauh dari pantauan Pemerintah Kota Sabang, tetapi terpantau langsung oleh Sekretariat Negara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan diundang ke Istana Negara," ujarnya.
 
Lanjut dikatakan Andri, sejauh ini belum banyak yang bisa disupport oleh pemko, namun melalui tahapan - tahapan nantinya pemko tentu tidak akan tinggal diam melihat hal yang demikian. 
 
"Banyak hal yang bisa kita lakukan dengan menulis, tentunya ini juga untuk mengangkat nama kota Sabang baik dimata nasional maupun internasional," tutupnya. 
 
Penulis : Iin