06 Desember 2023 | Dilihat: 160 Kali
DKA Gelar Seniman Lawyers Club Perdana di Nagan Raya
noeh21
Ketua DKA Nagan Raya Faisal A Qubsy, ST menyerahkan Buku karya DKA kepada Pj Bupati Fitriany Farhas, Kepala Disbudparpora Fariky dan Anggota DPRK Teuku Rasyid. Foto. Hendria
 

IJN - Nagan Raya | Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya Fitriany Farhas AP, S,Sos.,M.Si resmi membuka Aceh Seniman Lawyers Club (ALSC) yang dilaksanakan Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Nagan Raya di Aula Kemenag, Rabu 6 Desember 2023.
 
ALSC dengan mengusung Tema "Seni dalam Persepsi Politisi, Bersama Mempertahankan Marwah Negeri" ini di ikuti oleh kalangan Mahasiswa, Ormas, Tokoh Masyarakat, dan Politisi.
 
Turut hadir Perwakilan Dandim, Perwakilan Kejari, Ketua MAA, Ketua MPD, Ketua Rapi Nagan Raya, Perwakilan Mahasiswa, sejumlah Politisi dan Pengurus DKA kabupaten Nagan Raya.
 
Ketua panitia pelaksana Dr. Khairuddin Ishaq M.Pd, menjelaskan, kegiatan ini sebagai media dialog interaktif untuk membahas berbagai hal tentang upaya pemajuan Seni dan Budaya Daerah.
 
"Dengan seni hidup jadi indah, dengan Agama jadi terarah dan dengan ilmu hidup menjadi lebih mudah,"jelasnya 
 
Khairuddin menyebutkan, kegiatan ini dilaksanakan mengacu pada undang-undang Nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan untuk mengelola kebudayaan Indonesia dan undang-Undang Pemerintah Aceh Nomor 11 tahun 2006, serta berbagai regulasi lainnya berupa Peraturan atau Qanun Aceh tentang Seni dan Budaya.
 
Pj Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas mengatakan, Nagan Raya merupakan salah satu daerah yang memiliki kekayaan potensi yang luar biasa, baik sumber daya alam, maupun sumber daya manusia. 
 
"Nilai-nilai seni serta kebudayaan hidup rukun dan tentram dalam masyarakat kita yang majemuk dan merupakan kekayaan yang luar biasa yang harus kita jaga dan rawat,"kata Pj Bupati.
 
Ia menyebutkan, banyak kebijakan yang lahir dari efek politik yang berdampak terhadap segala lini, salah satunya yakni seni. Karena ALSC dilaksanakan perdana di Nagan Raya.
 
"Jika politik tidak di hiasi dengan seni, semua hanya akan terlihat seakan tanpa tujuan dan hanya sekedar ajang pembagian kekuasaan karena yang terfokus hanya menang dan senang,"ucapnya.
 
Lanjutnya, dengan adanya seni, politik menjadi lebih berwarna. Yang dikritik tidak marah, namun mau mengubah dan yang berkuasa tidak jumawa namun lebih memikirkan nasib bangsa.
 
Ia sangat mendukung dan merespon positif segala kegiatan seni sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai di masyarakat juga sebagai pemacu dalam akselerasi pembangunan daerah.
 
"Berharap kepada pengurus DKA Nagan Raya agar terus bermetamorfosa dengan merubah paradigma seni sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah Kabupaten Nagan Raya,”harapnya.
 
Disamping itu, Pj Bupati mengajak agar terus berkomitmen bersama menjaga keadaan di Nagan Raya untuk tetap kondusif menjelang pelaksanaan pesta rakyat pada 14 februari 2024.
 
Sebelumnya, ALSC dilanjutkan Materi tentang Peran dan fungsi seni pada masa perjuangan kemerdekaan yang disampaikan Ketua DKA Aceh Dr.Teuku Afifuddin M.Sn dan peran dan fungsi seni dalam sejarah penyiaran dan pengembangan Islam serta kemajuan Aceh zaman kemasyuran kerajaan Aceh oleh ketua Pemangku Adat MAA Nagan Raya Dr. Khairuddin Ishaq M.Pd.
 
Kemudian, meteri ketiga mengenai Peran dan fungsi seni di zaman digitalisasi dan milenialisme kepala Balai Pelestarian kebudayaan wilayah I Aceh oleh Piet Rusdi S,Sos dan materi terakhir tentang Peran Politisi dalam pelestarian seni dan budaya daerah yang disampaikan Budayawan Aceh Said Adli.
 
Usai kegiatan berlangsung, Ketua DKA Nagan Raya Faisal A Qubsy, ST menyerahkan Buku karya DKA kepada Pj Bupati Fitriany Farhas, Kepala Disbudparpora Fariky dan Anggota DPRK Teuku Rasyid.
 

Penulis: Hendria Irawan
Editor: Afrizal
Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com