31 Juli 2019 | Dilihat: 1075 Kali
Eks GAM Dukung Bendera Alam Peudeung Jadi Bendera Aceh
noeh21
Bendera Alam Peudeung
 

IJN - Banda Aceh | Mantan kombatan GAM wilayah sagoe 26 Ulee Kareng mendukung bendera Alam Peudeung jadi simbol pemersatu Bangsa Aceh.

Bendera Alam Peudeung yang pada masa kejayaan Kesultanan Aceh Darussalam sekitar 500 tahun berlalu sudah selayaknya dijadikan bendera Provinsi Aceh. Demikian disampaikan Teuku Dedi Mulyadi, Sagoe 26 Ulee Kareng kepada awak media di salah satu kedai kopi Ule kareng, Rabu 31 Juli 2019. 

Menurutnya, simbol kejayaan Kesultanan Aceh Darussalam pada masa lalu dapat digunakan untuk membangkitkan semangat dan rasa persatuan masyarakat dalam membangun Aceh saat ini.

"Bendera yang berwarna merah dengan gambar bulan bintang dan pedang tersebut telah lama menjadi simbol bagi Bangsa Aceh. Oleh karena itu, sudah selayaknya kalangan DPRA segera menetapkan kembali bendera “Alam Peudeung” itu sebagai bendera Provinsi Aceh demi mengembalikan kejayaan Aceh," ujar Teuku Dedi.

Baca Juga : MAA Gayo Lues Dukung Bendera Alam Peudang Sebagai Bendera Aceh

Lanjutnya, saatnya masyarakat Aceh menghentikan semua perdebatan dalam merancang dan menetapkan Qanun soal bendera Aceh. DPRA harus melihat historis Aceh dan tidak sembarangan menetapkan simbol-simbol lain sebagai bendera Aceh, sebabnya bendera Alam Peudeung merupakan bendera Aceh yang sebenarnya, tuturnya.

Ia berharap, Dewan Eksekutif harus secepatnya menuntaskan Polemik Qanun Bendera Aceh untuk menunjang program pembangunan kedepan. 

"Dalam mengusulkan simbol daerah Aceh, kami sangat berharap kepada para anggota DPR Aceh agar tidak melupakan sejarah. Karena simbol-simbol yang diinginkan oleh kalangan Dewan sebagai bendera Aceh tersebut, sama sekali tidak mewakili keinginan seluruh etnis yang ada di Aceh," ungkap Tengku Dedi. 

Berdasarkan catatan sejarah, sambung dia, bendera pemersatu kerajaan-kerajaan Aceh yang sebenarnya bergambar Bulan Bintang dan Pedang, itulah Alam Peudeung yang telah menumbuhkan semangat persatuan serta membawa kejayaan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Aceh pada masa lampau. Jadi bukan gambar-gambar lain yang merupakan ciri simbol-simbol kelompok tertentu sebagaimana dipaksakan oleh DPRA untuk dijadikan bendera Aceh.

“Lebih baik kita tetapkan saja bendera Alam Peudeung sebagai bendera yang sah di Aceh. karena dengan bendera alam peudeung itu diharapkan akan menularkan semangat persatuan dan kesejahteraan rakyat bagi rakyat Aceh, sebagaimana yang telah terjadi di masa Kesultanan Iskandar Muda," pungkasnya.

Penulis : LI
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com