15 November 2018 | Dilihat: 190 Kali
GeRak Hadirkan Pimpinan KPK Isi Seminar Hari Anti Korupsi
noeh21
 

IJN I Banda Aceh - Memperingati Hari Anti Korupsi Se Dunia yang jatuh pada 9 Desember mendatang, Gerakan Anti Korupsi menggelar seminar Nasional Optimalisasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Aceh di Gedung Poltekes Kemenkes RI, Lampeuneuret, Aceh Besar, 15/11/2018.

Plt. Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, MT, dalam sambutannya mengatakan bahwa acara seminar pencegahan korupsi untuk memperingati hari anti korupsi se dunia sangat dipentingkan untuk menumbuhkan semangat anti korupsi.

"Korupsi ini merupakan penyakit bersama untuk itu kita tidak perlu malu malu untuk saling terbuka membicarakan permasalahan untuk mencegah korupsi,"ujar Nova.

Plt. Gubernur Aceh mengatakan, Pemerintah Aceh juga sudah membangun komitmen bersama dengan kepala daerah yang di tingkat kabupaten/kota.

Koordinator Gerak Aceh, Askhalani, mengungkapkan bahwa tren korupsi di Aceh dapat dilihat dari sektor pembangungan baik pembagunan infrastuktur seperti pembangunan jalan, pembanhhan rumah.

Askhalani juga meminta KPK memberikan supervisi secara khusus kepada Pemerintah Aceh di bidang pengadaan barang dan jasa. 

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief mengungkapkan bahwa peran generasi muda dan masyarakat dalam pengawasan tindak korupsi sangat diperlukan.

KPK juga menetapkan Provinsi Aceh di peringkat pertama sebagai daerah yang sangat rawan korupsi.

Laode M Syarief pun mengatakan, penindakan korupsi di Aceh yang baru baru ini dilakukan merupakan bukan yang pertama kali.

"KPK sudah banyak menerima laporan dari masyarakat, sehingga untuk menjaga kepercayaan masyarakat maka dilakukan penindakan,"ujar Laode.

 
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com