13 Februari 2019 | Dilihat: 467 Kali
Gerakan Hejo di Citarum Expo 2019, Kenalkan Inovasi Tangani Sampah Mandiri
noeh21
 

IJN - Jabar | Menindaklanjuti pertemuan khusus antara Gerakan Hejo (GH), dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil selaku Komandan Satgas Citarum Harum pada awal Januari 2019 di Gedung Pakuan Jl. Cicendo No. 1 Kota Bandung, kembali sejaK 11 – 15 Februari 2019 tim GH menghadiri Saresehan bertajuk Penyusunan Rencana Aksi Citarum 2019.

Lokasi pelaksanaan saresehan ini di bekas gedung Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Jl. Naripan No. 25 Bandung. 

“Kami sambut baik kehadiran Gerakan Hejo. Konsepnya nyata untuk penyelamatan lingkungan. Kiprah Pak Eka Santosa (Ketua Umum DPP GH) sudah banyak kami kenal. Di saresehan ini kita godok lagi rencana aksi. Peserta dari masyarakat umum kini lebih banyak, tak hanya PNS,” papar Deddy Efendy, Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Jabar yang di saresehan ini bertindak selaku Sekertaris Panitia.

Agus Warsito, Sekjen DPP GH yang menghadiri saresehan ini, kepada IndoJayaNews, mengungkapkan:

”Kami sudah siapkan bersama elemen GH lainnya. Program jangka pendek, partisipasi di Citarum Expo 2019 (19/2) di Gedung Budaya Sabilulungan (Soreang, Kab. Bandung). Lanjutannya, aplikasi aneka inovasi penyelamatan lingkungan dengan melibatkan masyarakat di lapangan. Ini jauh lebih penting.”

Lainnya menurut Betha Kurniawan yang biasa menangani mesin pemusnah sampah ramah lingkungan, yakni rekan satu tim dengan Agus Warsito, khusus untuk keterlibatan GH pada Citarum Expo 2019 berencana akan memperagakan: cara kerja alat pemusnah sampah yang ramah lingkungan dan mandiri, peragaan mesin water treatment (pembersih air), penggunaan inovasi jaring pemungut sampah ‘Aquatec’ di Sungai Citarum, pembibitan aneka tanaman bambu unggulan maupun tanaman vertiver di bantaran sungai, penebaran aneka bibit ikan terutama endemik, serta memberi makanan gratis dari filantropis yang bersimpati pada GH.

“Khusus untuk peralatan mesin pemusnah sampah yang kami peragakan nanti, beberapa bahkan sudah lama terpasang di bantaran Sungai Citarum. Hasilnya,  dinilai baik oleh pihak independen. Beberapa kawasan sudah mandiri mengelola sampah. Nah, Di Citarum Expo 2019, semoga kiprah kami lebih dikenal,” jelas Betha yang tampak optimis upayanya akan menuai keberhasilan.   

Secara terpisah Eka Santosa, yang dikontak (13/2/2019) sedang berada di kediamannya di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir Impun Kabupaten Bandung, menyatakan apresiasi kepada Gubernur Jabar bahwa kepesertaan GH mengikuti Citarum Expo 2019, ternyata diperhatikan secara khusus:

“Utusan Kang Emil (sapaan akrab Ridwan Kamil), tadi pagi telepon. Ia mengajak ikut di ajang ini. Semoga, perhatian ini menjadikan GH dan elemen pecinta lingkungan lainnya, bisa lebih bersinergi membenahi lingkungan. Seperti sering saya katakan, makin hari kita ini makin memprihatinkan dilihat dari kualitas lingkungan hidup. Untuk itu kita harus lebih peduli, melakukan perbaikan nyata di lapangan,” pungkasnya.

Penulis: Harri Safiari
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com