21 November 2020 | Dilihat: 305 Kali
GP Ansor Minta Warga Tidak Terprovokasi Terkait Penolakan MPTTI di Aceh Singkil
noeh21
Mufkirul SH, Ketua GP Ansor Aceh Singkil.
 

IJN - Aceh Singkil | Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Aceh Singkil, sangat menyesali dan menyayangkan sikap sejumlah Pimpinan Dayah dan tokoh Ormas setempat menolak serta meminta penghentian kegiatan Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTTI) Pimpinan Abuya H. Amran Waly, seperti pemberitaan disalah satu media online, baru-baru ini.

"Padahal, MPTTI itu sendiri merupakan suatu organisasi legal di Negara Indonesia yang berbadan hukum Kemenkumham sebagaimana surat keputusan nomor AHU-0076441.AH.01.07 tahun 2016 tanggal 21 Oktober 2016," ucap Ketua GP Ansor Aceh Singkil, Mufkirul SH, melalui press rilisNya yang disampaikan kepada IJN, Sabtu malam, 21 November 2020.

Dengan begitu, GP Ansor meminta agar pihak yang merasa keberatan terhadap keberadaan MPTTI dan kegiatan yang telah lama digagas untuk dapat menahan diri yang dapat menyulut perpecahan dikalangan umat islam Kota Bertuah Bumi Syekh Abdurrauf As Singkily, Kabupaten Aceh Singkil, ujarnya.

"MPTTI suatu organisasi legal di negara ini yang berbadan hukum Kemenkumham sebagaimana surat keputusan nomor AHU-0076441.AH.01.07 tahun 2016 tanggal 21 Oktober 2016 tentang pengesahan pendirian badan hukum perkumpulan Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia, Abuya Syech Haji Amran Waly Al-Khalidy," jelas Mufkirul.
 
Menurut Ketua GP Ansor, mestinya ditengah masa pandemi Covid-19 ini, pimpinan dayah dan tokoh ormas bisa memberi kesejukan dan turut serta terlibat aktif dalam program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Bukan malah menyulut perpecahan ditengah-tengah masyarakat.

"Begitu juga, bila ada pihak yang merasa keberatan dengan keberadaan MPTTI di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, alangkah baiknya mengajukan gugatan ke pengadilan," ungkapnya.

Ketua GP Ansor, meminta agar jangan karena pihak Pemkab Aceh Singkil memplotkan anggaran kepada MPTTI, lantas membuat Tokoh Ormas menolak keberadaan Majelis pimpinan Abuya Syech Haji Amran Waly Al-Khalidy itu di Bumi Syekh Abdurrauf As Singkily ini.

Oleh karena itu, GP Ansor menghimbau agar masyarakat tidak terpancing dengan provokasi penolakan MPTTI dan menghindari aksi merasa paling benar.

"Serta diingatkan, jika ada pihak-pihak yang sengaja mengadu domba masyarakat dengan berbagai provokasi-provokasi yang membuat ketidak nyamanan dan terganggunya stabilitas keamanan Aceh Singkil, maka akan berhadapan dengan dengan GP Ansor Aceh Singkil," tandasnya.



Penulis : Erwan
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com