05 Maret 2021 | Dilihat: 406 Kali
Haji Uma Tanggung Biaya Pedampingan Bayi ke RSU Cut Meutia Aceh Utara
noeh21
 

IJN - Aceh Utara | Bayi laki-laki yang berusia 58 hari, dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) 1.800 gram terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia Aceh Utara, untuk mendapatkan perawatan medis karena kondisinya kesehatannya mulai menurun, Jumat 5 Maret 2021, siang. 

Bayi laki-laki bernama Riziqil Azam merupakan anak kedua pasangan Baihaqi dan Nurjannah warga Dusun Pante Kacang, Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, yang dijemput langsung oleh Kepala Puskesmas setempat Zaituni bersama petugas kesehatan mengunakan mobil Ambulance yang didampingi Abdul Rafar relawan anggota DPD-RI asal Aceh H Sudirman (Haji Uma).

Kepala Puskesmas Langkahan Zaituni melalui dokter umum puskesmas setempat, Dr Indriani mengatakan Bayi tersebut lahir dengan persalinan normal, Namun Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) 1.800 gram dan kondisinya memburuk sejak tiga hari terakhir. 

“Selama ini Bidan Desa (Bides) setempat, selalu melakukan pemantauan terhadap kondisi bayi itu, dan juga memberikan nutrisi tambahan (seperti susu), karena kondisi mulai memburuk, kita  menyarankan untuk dirujuk ke RSU Cut Meutia untuk ditangani dokter anak”kata Indriani.

Menurutnya, bayi normal itu Berat Badannya 2.500 gram, sedangkan bayi ini lahir dibawah normal dengan berat badannya 1.800 gram, sehingga dikatakan bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) . 

“Bayi lahir dibawah normal ini disebabkan beberapa factor, diantaranya kurangnya asupan makanan bergizi dan protein saat sang ibu mengandung, juga karena faktor ekonomi,sedangkan bayi yang kondisi seperti ini, baru satu ditanggani di Puskesmas Langkahan,”terangnya. 

Haji Uma Tanggung Biaya Pedampingan Bayi 

Anggota DPD-RI aceh H Sudirman sapaan Haji Uma berjanji akan memfasilitasi dan membiayaI seluruh biaya hidup untuk pendampingan bayi tersebut selama mendapatkan perawatan medis di RSU Cut Meutia. 

“Selama ini bayi yang lahir dibawah normal  tidak dibawa kerumah sakit , karena terkendala biaya hidup selama dirumah sakit, karena kondisi ekonomi  orang tua bayi tersebut sangat memprihatinkan, sehingga kita merasa iba dan turut prihatin,”terang Haji Uma. 

Sementara Baihaqi ayah Bayi tersebut sangat berterima kasih kepada Haji Uma yang telah membantunya untuk membiayai biaya hidup selama anaknya dirawat dirumah sakit. 

“Dan saya juga sangat berterimasih kepada petugas puskesmas Langkahan dan Bides yang selalu melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap kondisi anak keduanya ini,“ pungkas Haji Uma

Penulis: Redaksi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com