05 September 2023 | Dilihat: 1628 Kali
Ibunda Imam Masykur: Lihat Muka Saya, Kenapa Kamu Bunuh Anak Saya!
noeh21
Ibunda Imam Masykur dan oknum Paspampres Praka RM, dkk. Foto. indoJayanews.com
 

IJN - Banda Aceh | Ibu Fauziah (47 tahun) Ibunda Imam Masykur warga Bireuen, Aceh, korban penganiayaan hingga tewas yang diduga dilakukan oleh oknum Paspampres, siang tadi bertemu dengan pelaku di Pomdam Jaya Jakarta Selatan. Selasa 05 September 2023.
 
Permintaan Ibunda Imam Masykur untuk bertemu dengan pelaku disampaikan dalam pertemuan dirinya dengan Pomdam Jaya yang difasilitasi oleh Hotman Paris selaku kuasa hukum korban.

Baca juga : Ibunda Imam Masykur: Haji Uma, Mengapa Mereka Bunuh Anak Saya?
 
"Dalam pertemuan tadi langsung saya minta untuk bertemu pelaku pembunuh anak saya, saya mau lihat langsung wajah mereka (pelaku)," ungkap ibunda Imam Masykur
 
Permintaan ibunda Imam Masykur akhirnya dikabulkan Danpomdam Jaya, Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar.
 
Dalam pertemuan ibunda Imam Masykur dengan pelaku ikut didampingi Yuni Maulida (tunangan Imam Masykur), Haji Uma, Fadlullah (Dek Fad), Hotman Paris dan tim advokat Hotman Paris mewakili Aceh.
 
Luapan emosi ibunda dan Yuni Maulida tak terbendung ketika berbicara dengan pelaku Praka RM, dkk.

Baca juga : Jokowi buka suara terkait Oknum Paspampres aniaya warga Aceh hingga tewas
 
"Kenapa kamu bunuh anak saya, apa kamu tidak punya hati? Bagaimana jika hal ini terjadi sama anak kamu,"ucap ibunda Imam Masykur saat pertemuannya dengan Praka RM, dkk.
 
Saat Ibunda Imam Masykur menanyakan hal tersebut, Praka RM hanya menunduk kepala dan meminta maaf sambil mengucap kata menyesal.

Baca juga : Adik Imam Masykur: Kami Cari Keadilan
 
"Lihat saya, saya ini Masykur, kenapa kamu diam? Kalian kayak orang tidak beragama," jelas ibunda Imam Masykur.
 
 
 
Penulis: Hendria Irawan
Editor: Redaksi
Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com