04 November 2020 | Dilihat: 190 Kali
Jalin Kerjasama Dengan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Ramli Ajak ASN Sosialisasikan Perbup
noeh21
Ket Foto: Bupati Ramli Jalin Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan
 

IJN - Aceh Barat | Bupati Kabupaten Aceh Barat H. Ramli, MS bersama BPJS Ketenagakerjaan Meulaboh melakukan rapat kerjasama operasional dalam rangka implementasi Peraturan Bupati Aceh Barat Nomor 34 Tahun 2020 tentang Kewajiban Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dalam Pemberian Pelayanan Publik tertentu oleh Pemerintah Aceh Barat, Rabu 4 November 2020, di Ruang Rapat Bupati.

Bupati H. Ramli. MS dalam sambutannya menyampaikan, pertemuan tersebut adalah untuk mensosialisasikan Perbup Nomor 34 Tahun 2020 agar dapat di implementasikan secara baik di lapangan. "Kita harus bersyukur BPJS Ketenagakerjaan memberikan banyak keuntungan apabila kita menjadi anggotanya,"kata Bupati Ramli.

”Untuk ASN dan THL ini sangat bermanfaat, apabila ada yang mengalami kecelakaan kerja dan meninggal dunia akan mendapatkan santunan, bahkan seminggu setelah kematian atau kecelakaan akan keluar uang santunannya dan urusannya tidak berbelit-belit,"jelas Bupati Ramli.

Bupati Ramli berharap kepada para kepala SKPK untuk mensosialisasikan dan memastikan agar para ASN dan Honorer di lingkup Pemkab Aceh Barat agar dapat menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, karena Bupati melihat selama ini para pegawai Honorer sulit mendapatkan santunan apabila terjadi kecelakaan kerja ataupun kematian.

Secera terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Meulaboh, Mulyana menyampaikan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Aceh Barat H. Ramli. MS yang telah mengeluarkan Perbup Nomor 34 Tahun 2020.

”Perbup tersebut adalah bentuk konsen dan bukti perhatian Pak Bupati Ramli terhadap pekerja-pekerja yang ada di Kabupaten Aceh Barat,"sebut Mulyana.

Mulyana mengungkapkan pihaknya tidak jual produk, namun pihaknya sedang menjalankan pekerjaan yang mulia dan ini merupakan tindakan yang menyatu dengan ibadah karena membantu orang yang tertimpa musibah. "Presiden juga telah telah mengeluarkan PP Nomor 82 Tahun 2019, yang memperlihatkan beliau konsen terhadap pekerja,"ungkap Mulyana.

Pasalnya, Mulyana menjelaskan dalam PP Nomor 82 Tahun 2019 tersebut isinya adalah menaikkan manfaat tanpa menaiklan iuran. "Yang paling menarik ialah adanya program Beasiswa untuk II anak dari SD sampai dengan kuliah, apabila orang tuanya mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia, dengan tidak adanya iuran tambahan,"jelasnya.

"Santunan kematian sebelumnya Rp. 24 juta dan sekarang menjadi Rp. 42 juta. Itulah yang sedang disosialisasikan pihaknya kepada perusahaan dan pemilik perusahaan bahwa tidak ada ruginya bila mendaftarkan pekerjanya, karena resiko sudah dialihkan ke BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang tidak terlalu mengikat dan besar,"Tutup Mulyana.

Penulis: Hendria Irawan
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com