25 Juli 2019 | Dilihat: 214 Kali
JIMI Desak Polda Aceh Bebaskan Keuchik Munirwan
noeh21
 

IJN - Banda Aceh | Penahanan Keuchik Munirwan terkait dugaan tindak pidana memproduksi dan memperdagangkan secara komersil benih padi jenis IF8 yang belum dilepas varietasnya dan belum disertifikasi legal.
 
Ketua Bidang Sosial Politik, Jaringan Intelektual Muda Islam (JIMI) Muammar mendesak Polisi Daerah (Polda) agar bebaskan Keuchik Desa Meunasah Rayeuk.
 
"Kita sangat menyayangkan tindakan Pemerintah Aceh karena melaporkan Keuchik Desa Meunasah Rayeuk Kecamatan Nisam, Aceh Utara Tgk Munirwan ke Polda Aceh," ujar Muammar
 
Apalagi, kata Muamma, Kepala Dinasnya A Hanan mengatakan kejadian ini karena ada perintah dari Menteri Pertanian. Sehingga melaporkan ke Polda dan atas seizin Plt Gubernur.
 
"Penetapan tersangka Keuchik Munirwan salah satu sikap Arogansi pemerintah Aceh saat ini. Karena pihak Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh adalah sebuah lembaga resmi pemerintah yang semestinya melakukan pembinaan terhadap petani, bukan memenjarakan rakyatnya. Pemerintah jangan terasa tersaingilah dengan masyarakat sendiri," ungkapnya.
 
Muammar menambahkan, Kalau cara ini tega dilakukan, Ini sangat bahaya bagi keberlangsungan progam kerja Aceh hebat.
 
"Ternyata pemerintah sekarang tidak menjalankan program Aceh hebat secara jujur, justru membunuh program sendiri dengan anggka statistik yang hari ini baru berusia kurang lebih 2 Tahun," ungkapnya.
 
Menurutnya, Keuchik Munirwan dengan mengembangkan padi jenis IF8 bibit bantuan Gubernur Irwandi Yusuf tersebut pernah mendapat juara II tingkat Nasional masalah Inovasi desa, penghargaan langsung diserahkan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI, Eko Putro Sandjojo.
 
"Kita minta kepada pemerintah dalam hal ini, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh agat mencabut laporannya, dan meminta maaf kepada publik supaya Kapolda secepatnya membebaskan Keuchik Munirwan, ini tidak benar," paparnya.
 
"Siapapun yang terlibat mata atau main serong dalam skenario penangkapan keuchik Munirwan mudah mudahan segera mendapatkan hidayah," terangnya.
 
Editor : Mhd Fahmi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com