06 Mei 2023 | Dilihat: 335 Kali
Karier hingga Harta Kekayaan Gubernur Lampung Disorot Saat Dampingi Jokowi Sidak Jalan Rusak
noeh21
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kembali menjadi sorotan usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyusuri jalan rusak di Lampung
 

IJN - Lampung | Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kembali menjadi sorotan usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyusuri jalan rusak di Lampung, Jumat (5/5).

Cuplikan video yang menunjukkan ekspresi dirinya ketika Jokowi mengungkapkan akan memperbaiki jalan rusak di Lampung berseliweran di media massa.

Bahkan, salah satu video viral memperlihatkan Arinal tengah menanyakan lokasi ke warga sekitar.

Gubernur Lampung itu disebut tidak mengerti nama daerah yang dipimpinnya. "Gubernur yang ga tau nama daerahnya," ucap warganet.

"Ada kepala daerah ngga tau nama daerahnya?" tutur warganet lain.

Sosok Arinal diketahui telah menjabat sebagai Gubernur Lampung sejak 2019-2024.

Berikut profil, jejak karier, harta kekayaan Gubernur Lampung:

Sosok Arinal Djunaidi

Dilansir dari laman resmi Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi lahir di Tanjung Karang, 17 Juni 1956.

Dia merupakan putra seorang petani dari Negara Batin. Sementara ibunya berasal dari Negri Besar di Kabupaten Way Kanan.

Dari hasil pertaniannya ayahnya, Arinal bisa bersekolah di Sekolah Rakyat (SR). Sosoknya terkenal ulet dan cerdas.

Dari hasil pertaniannya ayahnya, Arinal bisa bersekolah di Sekolah Rakyat (SR). Sosoknya terkenal ulet dan cerdas.

Menurut harian Kompas (2021), Arinal meninggalkan kampung halamannya usai lulus SMP pada 1971.

Dia merantau ke Bandar Lampung untuk melanjutkan pedidikan di tingkat Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA)

Empat tahun kemudian, Arinal lulus dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Pendidikan Arinal Djunaidi Arinal tercatat menyelesaikan pendidikan tingkat sarjana pada 1981 di Universitas Lampung dan mengambil studi Pertanian. Arinal tercatat pernah menimba ilmu di Sekolah Pimpinan Administrassi Tingkat Lanjutan pada 1993. Pada 1996, Arinal mengikuti Diklat Staf dan pimpinan Administrasi Tingkat Pertama.

Lalu dilanjutkan pada 2002 dalam Diklat Staf dan Pimpinan Administrasi Tingkat Menengah.

Mengawali karier sebagai PNS Setelah lulus, Arinal sempat menjadi pengusaha di Lampung. Dia kemudian mendaftarkan diri sebagai pegawai negesi sipil (PNS) dan diterima di Pemerintah Provinsi Lampung pada 1986.

Dari situlah, Arinal meniti karier di pemerintahan. Mulanya dia menjabat sebagai Kepala Administrasi Penyuluhan Dinas Pertanian Koamadya Bandar Lampung (1986-1990).

Lalu dipromosikan di Pemda Lampung dengan jabatan sebagai Kepala Administrasi Penyuluhan Dinas Pertanian Tanaman Pangan provinsi Lampung (1990-1994). Tak lama, Arinal mendapatkan tugas baru sebagai Kepala Administrasi Pengembangan Agribisnis Dinas Pertanian Tanama Provinsi Lampung (1994-1999).

Pada 1999, Arinal pindah tugas ke Kota Metro dan menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Tanama Pangan dan Haltikultura Kota Metro. Arinal ditarik ke Kantor Gubernur Lampung sejak 2010. Dia dipercaya menjabat sebagai Asisten Pembangunan.

Lalu menempati jabatan Asisten Kesejahteraan dan Asisten Pemerintahan.

Pada 2014 dia berada di posisi jabatan tertinggi PNS di birokrasi, yakni sebagai Sekretaris Daerah Lampung.

Arinal memasuki masa pensiun pada 2016.

Karier setelah pensiun Setelah pensiun, Arinal mencoba peruntungan di politik praktik dengan bergabung ke Partai Golkar.

Dia ditunjuk sebagai Ketua DPD I Golkar Lampung sejak 2017 hingga saat ini. Dalam Pilkada Lampung 2018, Arinal mencalonkan diri sebagai Gubernur Lampung berpasangan dengan Chusnunia Chalim dari PKB.

Keduanya meraih suara terbanyak dan ditetapkan sebagai pemenang pada 12 Agustus 2018. Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung terpilih itu resmi dilantik untuk masa jabatan 2019-2024.

Harta tersebut terakhir kali dilaporkan pada 31 Desember 2021 dan tercatat di LKHPN.

Berikut rincian harta kekayaan Arinal:

1. Tanah dan bangunan Tanah seluas 256 m2 di Bandar Lampung senilai Rp 41.040.000.

2. Tanah seluas 450 m2 di Lampung Selatan senilai Rp 13.500.000.

3. Tanah dan bangunan seluas 242 m2/180 m2 di Bogor senilai Rp 955.000.000.

4. Tanah dan bangunan seluas 882 m2/225 m2 di Bandar Lampung senilai Rp 2.485.980.000.

5. Tanah dan bangunan seluas 240 m2/233 m2 di Tangerang senilai Rp 2.852.000.000.

6. Tanah dan bangunan seluas 129 m2/60 m2 di Sleman senilai Rp 742.600.000.

Alat Tranportasi

1. Alat transportasi Mobil Toyota Minibus tahun 2008 seharga RP 159.627.000. Mobil Toyota Camry tahun 2013 seharga Rp 225.000.000.

2. Mobil Honda BR-V tahun 206 seharga RP 110.000.000. Arinal juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 320.186.200.


Sumber: Kompas
Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Mesjid, Punge Ujung, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh.
Email : redaksiindojaya@gmail.com
Telp. 0821-6735-4345 - 0811 681 450


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com