27 Feb 2021 | Dilihat: 532 Kali

Ketua DPD II Bantah Terkait Tudingan Gelapkan Uang Partai

noeh21
      
IJN - Aceh Timur | Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Aceh Timur, Ir. Kasad, M.AP membantah atas tuduhan yang menyebutkan dirinya telah mengelapkan dana bantuan partai politik (banpol) senilai Rp 30 juta rupiah, pada Senin 22 Februari lalu, T. Okta Randa akhirnya dipanggil oleh Ketua Partai Golkar melalui surat.

Dalam surat panggilan bernomor: 06/DPD/II/GK/II/2021 tertanggal 24 Februari 2021 itu, Ketua DPD Partai Golkar memanggil Okta Randa terkait dengan tudingannya yang tayang di media, untuk dapat dijelaskan dalam rapat pengurus partai yang digelar pada Jumat (26/2/2021) siang, di aula kantor DPD II Partai Golkar Aceh Timur, yang beralamat di Jalan Medan - Banda Aceh, Desa Tanoh Anou, Idi Rayeuk, Aceh Timur.

"Okta Randa telah kita surati untuk hadir pada rapat hari ini, terkait pemberitaannya di media," kata Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Timur Ir. Kasad, M.AP kepada awak media, usai rapat yang digelar pada Jumat 26 Februari 2021, sore.

Kasad menambahkan, pernyataan ataupun tudingan yang dilontarkan oleh T Okta Randa di media sungguh tidak benar, karena setiap dana partai digunakan untuk kerja-kerja partai.

"Tuduhan itu sama sekali tidak benar. Uang itu ada dan telah digunakan untuk kegiatan partai," ucap Kasad.

"Dana partai tentunya digunakan untuk mensukseskan kerja-kerja partai, apalagi sebulan lalu kita mengejar pelaksanaan Muscam di 24 Kecamatan, dan belum sempat menggelar rapat dengan pengurus," sebut Ir Kasad.

Menurut Ir Kasad, usia kepengurusan juga masih 2,5 Bulan sejak ia kembali terpilah dalam Musda Partai Golkar 2020 lalu di Aceh Timur, sehingga menurutnya tidak mesti harus dicurigai terlalu jauh.

"Namun saat dilakukan pemanggilan yang bersangkutan tidak mau hadir untuk sama-sama mendengar keterangan dan penjelasan hari ini," ujar Kasad.

Tak sampai disitu, Ketua Partai Golkar Aceh Timur ini juga mencurigai isu miring itu sengaja dihembuskan untuk tujuan tertentu.

"Ini sudah seperti jeruk makan jeruk, dan saya juga tentunya tidak mau beranggapan yang berlebihan, yang pastinya apa yang ia sampaikan di media itu tidak benar," tandas Ir Kasad.

Sementara itu Teuku Okta Randa saat dikonfirmasi pada Jumat malam mengatakan, dirinya tidak bersedia hadir sebelum Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) untuk Kesbangpol diserahkan untuk pengurus. 

"Dan pernah saya minta tapi tak ada tanggapan," ujar T Okta.

Hal itu sambung Okta, diberitakan agar semua pengurus tau dan LPJ yang diminta itupun agar semua pengurus partai dapat mengetahuinya apakah dugaan Okta itu benar ataupun salah.

"Biar semua pengurus tau dugaan ini benar atau salah, walaupun saya ingin di kasih SP (Surat Peringatan). Saya tetap memperjuangkan cita-cita partai," pungkas Teuku Oktaranda.



Penulis : Mhd Fahmi
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas