03 Desember 2023 | Dilihat: 161 Kali
Ketua PWI Aceh Apresiasi Kinerja Kapolres Sabang Ungkap Kasus Oknum Wartawan
noeh21
Nasir Nurdin Ketua PWI Aceh. Foto. Dokumen Pribadi
 

IJN - Sabang | Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Nasir Nurdin mengapresiasi kinerja Polres Sabang dalam mengungkap kasus oknum wartawan nakal yang melakukan pencemaran nama baik, pemerasan dan pengancaman terhadap pengusaha di Sabang. 

Dikatakan Nasir Nurdin, setiap orang yang melawan hukum wajib ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku, tak terkecuali bagi wartawan, dan tentunya hal ini dapat mencoreng nama baik profesi wartawan. 

"Kita apresiasi kepada Polres Sabang dalam pengungkapan kasus dugaan pencemaran nama baik, pemerasan dan pengancaman terhadap pengusaha setempat, konon dalam kasus yang ditangani Polres Sabang dilakukan oleh orang yang mengaku wartawan, jadi harus ditangani secara khusus sampai tuntas," kata Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, Sabtu 2 Desember 2023 malam. 

Jurnalis senior ini, berharap dalam kasus yang memalukan dunia profesi jurnalis ini, tidak ada yang mengintervensi agar pihak kepolisian dapat bekerja dengan cepat dan tepat dalam mengungkap kasus ini. 

"Kita berharap kiranya tidak ada yang mengintervensi kerja Polres Sabang dalam mengungkapkan kasus dugaan pencemaran nama baik, pemerasan dan pengancaman ini, sehingga kepolisian dapat bekerja dengan cepat," tegasnya.

Nasir Nurdin mengakui sebelumnya oknum yang mengaku wartawan berinisial TIY ini pernah menghubunginya terkait kasus yang dihadapi namun, Nasir Nurdin mempertanyakan legalitas yang bersangkutan apakah anggota PWI dan media tempat bersangkutan bekerja sudah terverifikasi dewan pers.

Kemudian bagaimana kronologisnya sehingga muncul berita di sejumlah media terkait perilaku yang bersangkutan sampai ada yang melaporkan ke pihak penegak hukum, oleh seorang pengusaha atas tuduhan pencemaran nama baik, pemerasan dan pengancaman. 

"Memang yang bersangkutan pernah menghubungi saya terkait pemberitaan yang dimuat di majalah media, atas pengaduan salah seorang pengusaha setempat ke Polres Sabang, namun dikarenakan oknum wartawan ini bukan anggota PWI maka saya bilang ya hadapi saja sebagai tanggungjawabmu," ujarnya.

Nasir Nurdin juga mengatakan, dari penilaiannya sejumlah berita yang dimuat di media tempat yang bersangkutan bekerja selama ini, yang pertama TIY tidak terdaftar di organisasi wartawan khususnya PWI.

"Kedua, media tempat bersangkutan bekerja juga belum terverifikasi Dewan Pers sebagai ligelitas media dan yang terakhir dalam berita yang dimuat atau yang ditulis oleh saudara TIY, diluar Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta jauh dari 5W 1H, artinya berita dimaksud bukan hasil produksi jurnalistik melainkan opini penulis," ungkapnya.

Kepada kepolisian khususnya Polres Sabang kiranya dalam mengungkapkan kasus dugaan ini dapat bekerja secara profesional, dan koridor hukum yang berlaku serta tuntas secepatnya.

Sementara itu, Kapolres Sabang AKBP Erwan, SH, MH menyampaikan penghargaan atas dukungan PWI Aceh dalam mengungkap kasus yang sedang ditanganinya, atas laporan seorang pengusaha Sabang atas tuduhan pencemaran nama baik, pemerasan dan pengancaman oleh oknum yang mengaku wartawan berinisial TIY.

"Tiada kata lain selain terima kasih dan penghargaan tinggi kepada Ketua PWI Aceh, yang sangat mendukung proses penyelidikan kasus dugaan pencemaran nama baik, pemerasan dan pengancaman oleh TIY, semoga kasus ini segera tertuntaskan sesuai hukum yang berlaku," kata Kapolres AKBP Erwan, SH, MH, dalam pertemuan dengan sejumlah wartawan di PWI Sabang, Sabtu  malam.


Penulis: IIN
Editor: Afrizal
Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com