21 Desember 2023 | Dilihat: 83 Kali
Komunitas Literasi Kayang Banda Aceh Bimbing Murid MIN 36 Menulis
noeh21
Komunitas Literasi Kayang (KLK) Banda Aceh terus mendorong dan mengkampanyekan gemar berliterasi dengan program Kayang Goes to School. (FOTO | PENAPOST.NET)
 

IJN - Banda Aceh | Komunitas Literasi Kayang (KLK) Banda Aceh terus mendorong dan mengkampanyekan gemar berliterasi dengan program Kayang Goes to School. Kali ini KLK mengunjungi Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) 36 Aceh Besar di Lamlhom, Lhoknga, Aceh Besar.

Program Kayang Goes to School ini merupakan program andalan dari Komunitas Literasi Kayang, yang sudah berjalan sejak tahun 2021. Program ini mengkampanyekan gemar membaca dan berkarya melalui tulisan sejak dini. KLK sudah mengunjungi sejumlah sekolah di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Dalam pertemuan dengan para murid MIN 36, Senin 19 Desember 2023 terungkap mereka ingin menulis kisah kantin dan jajanan sehat di sekolah mereka. 

“Ini hal positif karena ide dan inisiatif untuk menulis datang dari murid sekolah sendiri,” ungkap Evi Susanti, Ketua Komunitas Literasi Kayang.

Pada kesempatan itu, Saprina Siregar Founder KLK dan Evi Susanti Ketua KLK tampak semangat dalam mendampingi guru dan anak-anak berlatih menulis.

Sementara itu, Kepala MIN 36 Nuraina, SPd, MPd sangat berharap siswanya akan menghasilkan karya lagi tahun ini.

“Sebelumnya sudah ada tiga karya yang diterbitkan di bawah bimbingan KLK,” ujar Nuraina dalam pertemuan dengan rombongan KLK di sekolah tersebut.

Sebelumnya, KLK sudah berkunjung ke SMKS Mahyal Ulum Al Aziziyah, Sibreh, Aceh Besar. Mereka disambut Kepela sekolah Erma Suryani, S.TP, dewan guru dan 70 siswa yang ingin menulis. 

“Dari kegiatan ini diharapkan akan menghasilkan dua karya, yaitu buku karya pendidik dan karya murid,” harap Erma.

Evi Susanti menyebutkan Komunitas Literasi Kayang (KLK) ibarat sebuah rumah. Rumah tempat semua anggotanya bisa berkumpul bersilaturahmi, belajar dan berbagi kisah dalam tulisan.

“Rumah ini boleh diisi oleh siapa saja yang ingin menulis, belajar menulis bahkan bercerita, ngobrol untuk tentang apa saja yang bisa membuat anggota rumah nyaman,” cetusnya.

Menurutnya, literasi bukan hanya membaca dan menulis tapi lebih dari itu. Literasi memungkinkan idividu berpartisipasi aktif dalam perubahan sosial. Komunitas literasi berfokus pada perubahan sosial mendorong individu untuk berkolaborasi dan berperan aktif dalam meningkatkan kehidupan masyarakat.

Penulis : Redaksi

Terkait

Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com