17 Juni 2022 | Dilihat: 193 Kali
Lestarikan Bakau, YAKOPI Gandeng Pemkab Simeulue
noeh21
YAKOPI Gandeng Pemkab Simeulue dalam lestarikan Bakau di kabupaten Simeulue. Foto Diskominsa
 

IJN - Simeulue | Yayasan Konservasi Pesisir Indonesia (YAKOPI) mengandeng pemerintah Kabupaten Simeulue dalam melestarikan pohon bakau atau mangrove di kepulauan tersebut. 
 
Direktur YAKOPI Eling Tuhono dalam sambutannya mengatakan, YAKOPI akan melakukan penanaman mangrove seluas 11 Ha di Kabupaten Simeulue dengan jumlah bibit sekitar 27.000 ribu batang di wilayah Kecamatan Teluk Dalam. Sambungnya target YAKOPI penanaman bakau tersebut seluas 300 Ha, namun yang telah terlisasi seluas 200 Ha untuk wilayah Kabupaten Simeulue.
 
"Yayasan ini didirikan bukanlah untuk mencari keuntungan demi segelintir orang, tetapi murni menjadi cita-cita kami melihat daerah-daerah mulai dari hulu hingga daerah hijau dan lestari,"ujar Eling Tuhono.
 
Perlu diketahui Yayasan Konservasi Pesisir Indonesia YAKOPI sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di Sumatera Utara dan Aceh. Pihak YAKOPI juga bekerja sama dengan masyarakat pesisir, Akademisi, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK).
 
YAKOPI mendorong pelestarian dan konservasi mangrove yang telah ditanam, serta mendidik tentang bagaimana ekosistem mangrove yang rusak serta memulihkan, dan secara aktif memperhatikan hutan lokal.
 
Diakhir penyampaiannya pihak dari YAKOPI mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Simeulue yang telah menerima YAKOPI di kabupaten Simeulue. 
 
"Kami ucapkan terima kasih pemkab Simeulue dan semua pihak yang terkait dalam lestarikan Bakau," tutup Direktur YAKOPI Jumat 17 Juni 2022.
 
Sementara dalam arahan Pemerintah Kabupaten Simeulue, Safrinuddin sebagai Asisten III Bupati Simeulue mengatakan, kegiatan ini perlu dilakukan untuk ekosistem hutan bakau atau mangrove yang ada di Kabupaten Simeulue.
 
Dengan ada kegiatan ini dapat meningkatkan Bakau serta jauh dari abrasi pantai di wilayah kabupaten Simeulue. Ia berharap agar kegiatan ini terus ada karena memiliki dampak yang sangat besar.
 
"Masyarakat pesisir di sini sangat berharap kegiatan restorasi ini terus berlanjut karena mereka mulai merasakan dampak kerusakan ekosistem mangrove dalam kehidupan sehari-hari," tutup Asisten III Bupati Simeulue.
 
Dalam kegiatan tersebut Asisten III Bupati Simeulue Safrinuddin secara seremonial melakukan penanaman mangrove di Desa Gunung Puti, Kecamatan Teluk Dalam. Turut hadir dalam acara tersebut Danlanal Simeulue, Kadis Disbudpar, Kadis DLH, Dandim Simeulue serta undangan lainnya. (Red)
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com