24 Mei 2023 | Dilihat: 304 Kali
Mahasiswa Febi UIN Ar-Raniry Demo DPRA Tolak Revisi Qanun LKS
noeh21
Aksi demontrasi Mahasiswa di Gedung DPR Aceh. Foto. Hendria Irawan/IJN
 

IJN - Banda Aceh | Ratusan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi Mahasiswa dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Kota Banda Aceh menggelar aksi demontrasi di depan halaman Gedung DPR Aceh, Rabu 24 Mei 2023.

Dalam aksi tersebut, Ketua Badan Legislatif (Banleg) DPRA dan sejumlah anggota menemui para pendemo diantaranya, Ketua Banleg DPRA, Mawardi MSE, Ust Irawan, Bardan Sahidi, Iskandar Usman Al-Farlaky, Tgk M Yunus, M Yusuf, Irfansyah dan sejumlah anggota DPRA lainnya.

Dalam aksi itu, ratusan mahasiswa membentangkan spanduk menuntut penolakan revisi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dan mendesak untuk mempertahankan prinsip Syariah di Aceh.

Kemudian, menuntut untuk melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap ketua DPRA dan menuntut untuk mencopot direksi Bank BSI Aceh serta menuntut BSI untuk segera melakukan perbaikan sistem.

Koordinator Aksi (Korlap), Muhammad Afdi dalam orasinya mengatakan, mahasiswa FEBI UIN Ar-Raniry menuntut untuk menolak terkait revisi qanun LKS.

"Kami menuntut DPR Aceh untuk menolak revisi Qanun LKS dan menuntut Ketua DPRA mencabut statement tentang membuka pintu bagi bank konvensional kembali ke Aceh,” kata Korlap Aksi, Muhammad Afbi.

Sementara itu, Ketua Banleg DPRA Mawardi menegaskan pihaknya bersama sejumlah anggota dewan lainnya menolak wacana revisi Qanun LKS dan menerima tuntutan mahasiswa tersebut.

Menurutnya, walaupun Pemerintah Aceh telah mengajukan permohonan revisi Qanun LKS sejak tujuh bulan yang lalu ke DPR Aceh, namun sampai hari ini pihaknya belum melakukan pembahasan mendalam terkait hal tersebut.

“Permohonan revisi yang diajukan pemerintah Aceh ke kami dan dengan adanya problem error BSI yang kemarin, kami melihat bahwa itu harus dilihat dan dikaji apa permasalahan BSI, karena adanya pro kontra di tengah masayarakat,” katanya. 

Dia menegaskan, pihaknya akan memanggil Dewan Syariah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mempertangung jawab terkait permasalahan di BSI.

"Dalam waktu dekat ini kita akan memanggil pihak OJK untuk permasalahan ini,"demikian tutupnya.



Penulis: Hendria Irawan
Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com