20 Februari 2020 | Dilihat: 88 Kali
Mantan Kabag Pembangunan Bantah Pernyataan Ketua Komisi C DPRK Simeulue
noeh21
Foto: Salmarita, ST. M.Ap, Sekretaris Bappeda Simeulue.
 

IJN - Simeulue I Mantan Kepala Bagian Pembangunan Setdakab Simeulue, Salmarita, ST, M.AP membantah jika data yang diperoleh Komisi C mengenai data Realisasi Fisik Keuangan (RFK) didapat dari Bagian Pembangunan, Kamis (20/20/2020).

Sebelumnya pada Rapat Dengar Pendapat pada Rabu (19/02) kemarin, Ihya mengungkapkan data yang ia peroleh yakni dari Bagian Pembangunan Setdakab Simeulue.

Oleh sebab itu, dirinya merasa perlu melakukan klarifikasi atas pemberitaan hasil RDP antara Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Simeulue dengan Dinas PUPR tentang lokasi proyek pembangunan pengaspalan jalan Simpang Batu Ragi Arah Simpang Patriot Kecamatan Simeulue Barat.

Ihya menyebutkan bahwa data yang digunakan adalah data Realisasi Fisik Keuangan (RFK) yang di peroleh dari Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Simeulue.

Salmarita dengan tegas menyatakan bahwa data yang ditunjukkan oleh Ketua Komisi C Ihya Ulumuddin pada saat RDP bukanlah data RFK, apalagi merupakan data yang real hasil produk RFK dari bagian Pembangunan. Karena format RFK hasil Produk Bagian Pembangunan sudah baku bentuk dan isi informasinya.

"Kita tidak pernah mengeluarkan data seperti itu, model datanya juga berbeda, karena kita sudah baku formatnya, jadi darimana data itu diperoleh, wallahu a’lam, tapi jangan bilang dari Bagian Pembangunan, ini perlu diluruskan”ungkap Salmarita.

Lebih lanjut, Salmarita yang kini juga adalah Sekretaris Bappeda Simeulue mengatakan, bahwa yang pernah diminta oleh dewan adalah meminta SKPK untuk mengikuti mereka pansus dengan membawa data kontrak RFK mereka (dinas). 

Perlu diketahui, RFK yang keluar dari bagian pembangunan tidak ada nama titik lokasi kegiatan Babul Makmur-Donggek hanya ruas jalannya saja yakni menerangkan jalan Simpang Batu Ragi arah Simpang Patriot, sekali lagi bukan Lokasi kegiatannya,”jelas Salmarita.

Budiman, ST yang mewakili Bagian Pembangunan pada saat mengikuti RDP mengaku heran dengan Form data yang ditunjukkan, karena Data tersebut bukanlah Data RFK apalagi produk dari Bagian Pembangunan ungkapnya kepada Humas Simeulue.

Kepala Bagian Pembangunan Dedi Erisma, SE berharap dengan adanya klarifikasi ini menjadi jelaslah bahwa Data yang digunakan oleh Komisi C bukanlah data RFK dan bukan berasal dari Bagian Pembangunan dan berharap kedepannya agar dapat lebih bersinergi sehingga tidak terjadi kesalah pahaman yang mengakibatkan kebingungan publik.(Ril).
 
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com