09 Juli 2019 | Dilihat: 490 Kali
Mesin Pabrik Kelapa Sawit PDKS Diduga Dibawa Kabur
noeh21
Wakil Ketua DPRK Simeulue Ferdinand bersama Anggota DPRK Nusar Amin saat melihat kondisi Pabrik Kelapa Sawit
 

IJN - Simeulue I Sejumlah Anggota DPRK Simeulue bersama Inspektorat, Bappeda dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Simeulue melakukan Pansus bersama meninjau Pabrik Kelapa Sawit milik PDKS di Desa Ana'o Kecamatan Teupah Selatan, Selasa 09 Juli 2019.

Pabrik Kelapa Sawit yang dibangun dengan menggunakan APBK Simeulue kini kondisinya terbengkalai dan diperparah lagi adanya dugaan pencurian sebahagian besar peralatan mesin.

Sejumlah Anggota Dewan Simeulue tercengang saat melihat mesin Pabrik Kelapa Sawit sudah tidak utuh dan berserakan di lantai, diduga kuat mesin tersebut dibongkar dan dijarah oleh orang tidak dikenal.

Wakil Ketua DPRK Simeulue, Ferdinand mengaku sangat menyayangkan atas kejadian penjarahan pada sebagaian besar peralatan mesin, sebab menurutnya nilai alat alat mesin yang dicuri tersebut mencapai milyaran rupiah.

Dirinya juga menjanjikan akan segera menyurati Bupati Simeulue untuk duduk bersama membahas mengenai kejadian pencurian alat alat mesin yang berada di Teupah Selatan.

Ferdinand juga tak menampik jika nanti ditemukan adanya unsur kriminal maka pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum untuk mengusut siapa dalang dibalik raibnya sejumlah peralatan mesin Pabrik Kelapa Sawit.

Sebab Pabrik Kelapa Sawit yang berada di areal kebun sawit PDKS merupakan aset Simeulue yang dibangun melalui APBK yang mencapai lebih kurang 40 milyar rupiah.

Selain itu kondisi pabrik saat dikunjungi oleh Anggota DPRK Simeulue tidak dijaga oleh petugas yang ditempatkan di lokasi pabrik, terlihat sebagian besi pabrik sudah lapuk menjadi besi tua.
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com