23 Juli 2019 | Dilihat: 390 Kali
Nanang Irwanto: Menyayangkan Tidak Ada Anggota Karim, Saat Siswa Kibarkan Bendera Tauhid Di MAN 1 Sukabumi
noeh21
Juru bicara Karim Indonesia, Nanang Irwanto
 

IJN - Sukabumi | Terkait pengibaran bendera Tauhid di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sukabumi, Juru bicara Karim Indonesia, Nanang Irwanto mengatakan sangat menyayangkan apa yang terjadi di MAN 1 Sukabumi, sebab anggota Karim Indonesia tidak ada ditempat ketika sejumlah siswa mengibarkan Bendera Tauhid.

"Kami juga menyayangkan karena adanya pengibaran bendera tauhid sampai direspon pembentukan tim Investigasi dan dikait - kaitkan dengan Ormas tertentu," ungkap Nanang Irwanto dalam siaran pers yang diterima Indojayanews.com, Selasa 23 Juli 2019.

Menurut Nanang, Bendera Tauhid milik umat islam, dan setiap muslim memiliki hak untuk mengibarkannya dengan aman tanpa ancaman dan tekanan.

"Mereka, para siswa pengibar bendera tauhid adalah peserta didik sebuah Lembaga Pendidikan Formal, bukan koruptor atau maling," katanya.

"Siapapun yang membentuk tim Investigasi hanya untuk mencari informasi terkait pengibaran bendera tauhid, merupakan pihak yang lebay dan memiliki kekhawatiran berlebihan," ujarnya.

Menurutnya lagi, bendera tauhid adalah salah satu simbol kecintaan dan kebanggaan umat islam yang memuat kalimat agung, kalimat tauhid.

"Tidak ada alasan untuk mengejar atau menginvestigasi yang mengibarkannya, melainkan karena yang mengejar dan yang menginvestigasi memang tidak menyukai bendera tauhid," paparnya.

Penulis : Ruddy Setiawan
Editor    : Mhd Fahmi

Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com