IJN - Bireuen | Hari pertama masuk kerja usai libur Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., untuk menyampaikan pesan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Dalam Apel Gabungan dan Halal Bihalal yang berlangsung di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Selasa 2 Juni 2026, Bupati menyoroti pentingnya menghilangkan ego sektoral serta memperkuat kolaborasi antar organisasi perangkat daerah.
Di hadapan Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para kepala SKPK, camat, serta ratusan ASN dan PPPK, Mukhlis menegaskan bahwa semangat Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga harus tercermin dalam budaya kerja aparatur pemerintah.
“Makna kurban bagi ASN bukan hanya simbolis, tetapi diwujudkan dengan mengorbankan ego sektoral, waktu, dan tenaga untuk kepentingan masyarakat serta kemajuan Kabupaten Bireuen,” tegasnya.
Menurut Bupati, tantangan pembangunan daerah tidak akan dapat diselesaikan apabila setiap instansi masih bekerja sendiri-sendiri tanpa koordinasi yang kuat. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah membangun sinergi yang lebih solid agar program-program pembangunan dapat berjalan maksimal.
Selain menyoroti persoalan koordinasi, Mukhlis juga mengingatkan bahwa Tahun Anggaran 2026 terus berjalan sehingga tidak ada alasan bagi SKPK untuk menunda pelaksanaan program dan kegiatan pasca libur panjang.
Ia meminta seluruh jajaran segera melakukan percepatan realisasi program dan penyerapan anggaran secara efektif, efisien, akuntabel, dan tepat sasaran.
“Libur telah selesai. Sekarang saatnya fokus bekerja dan mengejar target-target yang telah ditetapkan. Setiap perangkat daerah harus bergerak cepat agar program pembangunan yang direncanakan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut memberikan apresiasi atas tingginya tingkat kehadiran ASN pada hari pertama kerja. Menurutnya, hal itu mencerminkan komitmen aparatur terhadap tanggung jawab dan sumpah jabatan yang telah diemban.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kehadiran semata tidak cukup tanpa dibarengi peningkatan disiplin dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Disiplin, kata Mukhlis, merupakan fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesional dan responsif.
“Masyarakat tidak boleh menunggu. Kehadiran ASN harus benar-benar dirasakan melalui pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas,” katanya.
Karena itu, seluruh unit pelayanan publik seperti RSUD dr. Fauziah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, puskesmas, kantor camat, dan layanan publik lainnya diminta langsung beroperasi normal sejak hari pertama kerja pasca libur Idul Adha.
Bupati juga mengajak ASN meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan tugas dan pengabdian. Menurutnya, semangat pengorbanan dan ketulusan tersebut perlu diterapkan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
Di akhir kegiatan, Mukhlis mengingatkan ASN agar tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga berperan sebagai penyampai informasi yang benar kepada masyarakat mengenai berbagai program dan capaian pembangunan daerah.
Apel gabungan kemudian ditutup dengan halal bihalal dan saling bersalaman antara Bupati bersama seluruh ASN sebagai simbol memperkuat silaturahmi, kekompakan, dan semangat bersama dalam mewujudkan Kabupaten Bireuen yang lebih maju dan sejahtera.
Penulis | Amiruddin
Editor | Muhammad Zairin