16 Feb 2022 | Dilihat: 620 Kali

Pembelian Mobil Operasional Disdik Aceh Dinilai Wajar

noeh21
Kantor Dinas Pendidikan Aceh. Foto: AJNN/Nazar Ahadi
      
IJN - Banda Aceh | Dalam beberapa pekan terakhir publik dihebohkan oleh beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menyoroti pembelian mobil operasional Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh sebanyak 27 unit yang dinilai sebagai pemborosan APBA.
 
Menanggapi hal ini, Muchti Ketua Yayasan Kerja Indonesia Maju (YKIM) Aceh mengatakan, pembelian mobil Dinas dinilai sangat wajar mengingat kebutuhan penunjang untuk meningkatkan mutu pendidikan di Aceh saat ini sangat dibutuhkan.
 
Menurut dia, tidak ada pemborosan APBA atau menghambur-hamburkan uang rakyat dikarenakan selama ini banyak daerah di Aceh kondisi medan dan sekolah yang sulit dijangkau, bahkan harus sesuai dengan kebutuhan mobil yang diperlukan oleh tenaga Kacabdin yang tersebar beberapa daerah.
 
Muchti menegaskan, pembelian mobil operasional tersebut sudah sangat wajar dan layak.
 
"Pembelian ini sudah melewati beberapa proses dari usulan ke BAPPEDA dan juga adanya proses di badan anggaran DPRA sehingga memang mobil operasional itu layak untuk dianggarkan,"katanya. Rabu 16 Februari 2022.
 
Dia juga menjelaskan, untuk meningkatkan mutu pendidikan sampai seluruh Aceh memang sangat diperlukan alat penunjang seperti mobil operasional sehingga untuk daerah terpencil bisa dengan mudah di akses dan bisa terus dalam pantauan agar anak-anak sekolah di tempat terpencil bisa mendapatkan hak yang sama seperti di kota-kota besar lainya. "bukan hanya itu saja penunjang lainya seperti infrastruktur serta guru yang berkualitas terus ditingkatkan," jelasnya
 
"Maka dengan itu, kita mengajak semua pihak untuk mendukung segala program Disdik Aceh dan hal penunjang mutu pendidikan Aceh sehingga pendidikan Aceh akan lebih baik lagi kedepannya,”tutupnya. (Red)