15 November 2019 | Dilihat: 688 Kali
Pengadaan untuk Kadin Aceh dari APBA 2019, Ini Kata Makmur Budiman
noeh21
Ketua Kadin Aceh Makmud Budiman memegang berdera. Foto: Net
 

IJN - Banda Aceh | Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh Makmur Budiman memberikan komentar terkait polemik pengadaan untuk Kadin Aceh bersumber dari APBA Perubahan 2019, yang menghebohkan publik beberapa hari terakhir.

Meskipun enggan memberikan komentar lebih jauh siapa yang berperan mengusulkan alokasi anggaran dari APBA 2019 untuk kepentingan pengadaan kepada Kadin Aceh, Makmur Budiman tetap memberikan penjelasan singkat menanggapi pertanyaan dari Media INDOJAYANEWS.COM pada Kamis 15 November 2019.

Sebelumnya, Makmur Budiman beberapa kali dihubungi lewat sambungan telpon oleh Media INDOJAYA, beberapa hari lalu. Namun tidak menjawab panggilan telpon. Saat dimintai penjelasannya lewat jaringan WhatsApp, Makmur mengaku masih diluar daerah.

"Baik, saya sedang di luar kota, pas (ketika sudah tiba) di Aceh (akan mengadakan) komperensi pers," kata Ketua Kadin Aceh tersebut saat dimintai tanggapannya oleh Media INDOJAYA, Kamis 14 November 2019.

Ditanya siapa sosok yang mengusulkan pengadaan untuk Kadin Aceh dari anggaran Pendapatan dan belanja Aceh (APBA) perubahan 2019, Makmur tidak memberikan penjelasan tentang hal itu. Ia meminta INDOJAYA untuk mencari tahu ke Dinas Perdagangan.

"Coba chek di (dinas) Perdagangan dinda," jawabnya singkat.

Makmur juga enggan membeberkan apakah pengusulnya dari Kadin atau dari pihak pemerintah Aceh. "Chek sama WKU (Wakil Ketua Umum) Iqbal ya dinda. Juru Bicara Pak iqbal," ungkapnya saat ditanyai lebih lanjut apakah ia mengetahui siapa pengusul pengadaan untuk Kadin Aceh bersumber dari APBA Perubahan 2019 tersebut.

Berita tentang pengadaan untuk Kadin Aceh bersumber dari APBA Perubahan 2019, awalnya viral dan menghebohkan pasca diberitakan oleh Media INDOJAYANEWS.COM pada Rabu 13 November lalu. Namun demikian, hingga saat ini belum ada penjelasan detail dari Pemerintah Aceh maupun dari Kadin terkait munculnya pengadaan alat dan operasional senilai 2,8 miliar tersebut untuk kepentingan Kadin.

Begitupun mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh dari Fraksi Partai Aceh, Nurzahri, dalam berita sebelumhnya juga mengaku tak mengetahui pasti sejak kapan ada usulan untuk Kadin Aceh yang bersumber dari uang rakyat ersebut.

Nurzahri bahkan mempertanyakan sejak kapan diusulkan, dan oleh siapa. Karena menurutnya, saat pembahasan di Komisi II DPR Aceh, usulan untuk Kadin Aceh sama sekali tak pernah dibahas bersama DPRA, dan tidak muncul pada saat Musrembang.

Bukan hanya itu, Politisi Partai Aceh itu bahkan mengungkap, anggaran APBA yang dialokasikan untuk kepentingan Kadin Aceh mencapai 8,7 miliar, bukan 2,8 miliar seperti yang sudah beredar melalui beberapa media termasuk di media sosial. Tapi kata Nurzahri, ia belum mendapatkan dokumen tersebut, baru mendapat informasi dari rekannya.

Baca:

Mantan Anggota DPRA Bongkar Asal-usul Uang APBA untuk Kadin Aceh


Kadin Aceh Gerogoti Uang APBA Hampir 3 Miliar

Penulis: Hidayat. S
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com