04 April 2019 | Dilihat: 228 Kali
Peringatan Isra Mi’raj, Bupati Himbau Para Jama’ah Tidak Usah Provokasi
noeh21
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, SE. Foto Antoni Riansyah
 

IJN - Purwakarta | Ribuan jama’ah Purwakarta berbondong-bondong menuju Balai Alun-alun Purwakarta, Jawa Barat, menghadiri untuk memperingati Isra Mi'raj 27 Rajab 1440 Hijriah Nabi Muhammad SAW, Kamis 4 April 2019.

Acara tersebut dihadiri langsung Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, S.E dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Pemda Purwakarta serta TNI dan POLRI. 

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, S.Emenyampaikan, menjelang Pemilu dan Pilpres agar semua masyarakat dan ASN menggunakan hak pilihnya dengan baik dan sesuai hati nurani serta jangan terpengaruh dengan situasi yang sedang berkembang saat ini, ‘Waspadai Hoaks’.

“Karena semua itu adalah untuk mengacau keamanan, dan percayakan bahwa TNI/Polri di Purwakarta akan bersikap Netral dan menjaga keamanan Pemilu, ASN sebagai motor untuk tetap menjaga persatuan demi kondisi yang aman dan kondusif di Purwakarta,” ujarnya.

Dakwah dari Ustad Ahmad Ruhiyat, lanjutnya, bahwa pemilu dan pilpres banyak di picu masalah agama dan seolah-olah akan ada perang badar, untuk itu menghimbau para jama’ah tidak usah terprovokasi.

“Siapapun pemimpin yang terpilih nanti harus tetap menjaga kerukunan beragama khusunya di Purwakarta, para jam’ah untuk berdoa bersama bahwa dalam pelaksanaan pemilu nanti Purwakarta akan tetap aman dan kondusif,” paparnya.

Sementara itu Ustadz Yuyun juga menyampaikan, untuk para ibu-ibu atau emak-emak jangan terlalu terbawa arus suasana politik Pemilu nanti.

“Yakinkan pilihan nanti agar sesuai dengan keinginan karena selama ini Purwakarta aman dan damai, hal tersebut harus dipertahankan, masalah agama jadi issue yang selalu dihembuskan baik itu Ulama yang benar atau tidak,” ungkapnya.

Tapi selama ini di Purwakarta, lanjutnya, tidak pernah melarang setiap umat untuk beribadah apalagi Purwakarta terkenal dengan banyak Pesantren.

“Jangan terpengaruh dengan Hoaks yang tidak benar khususnya tentang jati diri seorang Ulama, umat islam wajib hukumnya untuk menghormati ulama karena ulama adalah titipan Nabi Muhammad SAW,” papanya.

Penulis : Antoni Riansyah
Editor : Mhd Fahmi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com