29 Juli 2021 | Dilihat: 67 Kali
Pernah Sempat Tolak, Kini DPRK Nagan Raya Terima LPJ Bupati
noeh21
 

IJN - Nagan Raya | Akhirnya seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya menerima laporan pertanggung jawaban (LPJ) pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Nagan Raya tahun 2020.

Bahkan, penerimaan LPJ itu tertuang dalam berita acara persetujuan bersama yang ditandatangani Bupati Jamin Idham dan pimpinan DPRK dalam sidang paripurna yang digelar di gedung DPRK Nagan Raya, Komplek Perkantoran Suka Makmue, Kamis 29 Juli 2021.

Sidang paripurna dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi dewan tersebut, dipimpin langsung Ketua DPRK, Jonniadi, SE, didampingi para wakil ketua dan dihadiri seluruh anggota. Turut hadir unsur forkopimda, Sekda, para Kepala SKPK, Camat serta Kabag di lingkup Setdakab.

Penyampaian pendapat akhir diawali fraksi Demokrat lewat juru bicara, Sulaiman TA, kemudian disusul fraksi Aceh Raya Bersama (ARB) melalui juru bicara Sugianto dan terakhir fraksi Golkar- Sira dengan juru bicara Sarimin.

Baca JugaDinilai Banyak Masalah, Dua Fraksi DPRK Nagan Raya Tolak LPJ Bupati Tahun 2020

Diketahui, ketiga fraksi DPRK Nagan Raya menerima LPJ Bupati terhadap pelaksanaan APBK Nagan Raya tahun 2020.

Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham, SE, menyampaikan, tim anggaran eksekutif dan badan anggaran legislatif telah mencapai suatu kesepakatan yang sangat penting terhadap rancangan qanun (Raqan) pertanggungjawaban pelaksanaan APBK Nagan Raya tahun anggaran 2020.

"Atas kerjasama tersebut, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pimpinan dan anggota DPRK Nagan Raya, semoga  kerjasama yang baik dan harmonis yang terbangun selama ini kiranya dapat kita jaga dan tingkatkan dimasa yang akan datang untuk kemaslahatan masyarakat dan daerah Kabupaten Nagan Raya yang kita cintai ini,"kata Bupati Jamin Idham.

Menurut Bupati, laporan keuangan merupakan salah satu bentuk laporan pertanggungjawaban terhadap pengelolaan keuangan yang disajikan untuk dapat memberikan informasi keuangan yang akuntabel sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pada tahun 2020, kata Bupati, Pemkab Nagan Raya kembali mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2020 dari badan pemeriksa keuangan (BPK) Republik Indonesia perwakilan Provinsi Aceh yang ke 13 kali secara berturut-turut sejak tahun 2008.

"Prestasi ini patut kita syukuri dan kita jadikan sebagai motivasi untuk dapat mempertahankan kembali dimasa yang akan datang sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik, bersih dan berwibawa di Kabupaten Nagan Raya," ungkapnya.

Bupati menjelaskan, berdasarkan angka pertanggungjawaban pelaksanaan APBK tahun 2020 yang telah diaudit oleh BPK RI perwakilan Provinsi Aceh, realisasi pendapatan berjumlah Rp.1.143.988.633.866,93 atau 93,64%  dari rencana yang ditetapkan sebesar Rp. 1.221.726.149.907,99.

Lanjutnya, sementara anggaran belanja daerah dapat direalisasikan sebesar Rp.1.132.517.829.317,00 atau 92,30% dari rencana yang ditetapkan Rp.1.227.038.141.674,40.

Sedangkan pembiayaan dapat direalisasikan sebesar Rp.5.311.991.766,41.

Berdasarkan pertanggungjawaban pelaksanaan jenis-jenis penerimaan dan pengeluaran tersebut, terdapat sisa lebih pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran tahun 2020 berjumlah Rp.16.782.796.316,34 . [red]


 
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com