20 Februari 2024 | Dilihat: 343 Kali
PMII bersama UNICEF Gelar Sosialisasi Kesejahteraan Anak dan Remaja
noeh21
Pimpinan Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Banda Aceh bersama United Nations Childrens Fund (UNICEF) menggelar Sosialisasi Kesejahteraan Anak dan Remaja. Foto. IndoJayaNews.com
 

IJN - Aceh Besar | Pimpinan Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Banda Aceh bersama United Nations Children's Fund (UNICEF) menggelar Sosialisasi Kesejahteraan Anak dan Remaja. Kegiatan itu digelar di Dayah Mahyal Ulum al-Aziyah, Aceh Besar, Selasa, 20 Februari 2024.
 
"Kegiatan ini merupakan kerjasama antara PMII Banda Aceh dengan UNICEF yang pertama kalinya dilakukan, dengan fokus utama membahas isu hidup sehat tanpa rokok," kata Ketua KOPRI PMII kota Banda Aceh, Dista Ismaridha dalam sambutannya.
 
Menurut Dista, mewujudkan generasi muda yang bebas dari asap rokok dan memiliki kesadaran diri atau self awareness menjadi tujuan utama dari sosialisasi ini.
 
Bahkan, kata Dista, program ini tidak hanya berhenti pada satu kali kegiatan. Tentu berkelanjutan yang akan diselenggarakan pekan depan tentang kesehatan mental.
 
"Tentunya ini bukan sekedar sosialisasi, tapi melalui ini kita akan ciptakan kader-kader sebagai promotor kesehatan di kalangan santri yang sudah mendapat pembekalan terlebih dahulu. Mereka nantinya akan terus aktif mengkampanyekan isu-isu kesehatan di kalangan santri, menjadi peer educator atau pendidik sebaya di lingkungan dayah," ujarnya.
 
Dista berharap PMII tidak hanya bergerak di bidang sosial, kepemudaan, dan politik tetapi juga mengarah ke tagline PB PMII yaitu PMII maju dan mendunia. “PMII harus hadir di setiap aspek kehidupan, termasuk kesehatan, dan itu yang saat ini sedang kita perjuangkan,” tambahnya.
 
Dista menegaskan, PMII Banda Aceh berkomitmen untuk terus melakukan upaya-upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan anak dan remaja.

"Serta menyebarkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat tanpa rokok dan kesehatan mental di kalangan generasi muda Aceh," sebutnya.
 
Sementara itu, Health specialist UNICEF Indonesia Arta Camellia berharap kegiatan sosialisasi kesejahteraan anak dan remaja ini dapat menjadi model bagi semua piha dalam menyelenggarakan kegiatan yang sama.
 
Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur I Dayah Mahyal 'Ulum al-Aziziyah Abi Munawar menyebutkan santri tidak merokok adalah santri cerdas dan santri tidak merokok adalah santri keren. 
 
Bahkan, santri yang tidak merokok adalah santri yang sayang sama orang tua. Santri yang tidak merokok adalah santri yang taat dan patuh terhadap didikan Tgk Faisal Alia alias Abu Sibreh. "Tak ada rokok yang sehat. Santri Mahyal Ulum, santri promotor kesehatan," demikian kata Abi Munawar.


Penulis : Hendri
Editor : Afrizal
Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com