29 Apr 2025 | Dilihat: 1067 Kali

PT Mifa Mulai Perbaiki Proyek Irigasi Paya Baro: Solusi Untuk Petani Lokal

noeh21
Keterangan Foto: Keuchik Gampong Paya Baro Mohd Amin melakukan peletakan batu pertama pembangunan bendungan irigasi, Senin, 28 April 2025. Foto. Ist
      
IJN - Meulaboh | Masyarakat Gampong Paya Baro, Kecamatan Woyla Timur, Aceh Barat, menyambut antusias dimulainya pembangunan bendungan irigasi yang rusak dengan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh manajemen PT Mifa Bersaudara, Senin 28 April 2025.

Proyek ini menjadi harapan besar bagi para petani setempat yang selama ini mengalami keterbatasan pasokan air untuk lahan persawahan mereka.
 
Keuchik Gampong Paya Baro, Mhd Amin, menyampaikan bahwa bendungan lama tersebut merupakan bantuan dari sumber dana pemerintah program PNPM. Kondisinya telah mengalami kerusakan cukup parah akibat tergerus kondisi alam dan akhirnya hancur karena banjir.
 
Kondisi ini menyebabkan pasokan air untuk area persawahan bergantung sepenuhnya pada air hujan dan permukaan dari daerah tangkapan hujan (DTH) seluas 1.062 hektare.
 
“Sebagian besar daerah tangkapan hujan itu masuk dalam perencanaan tambang, jadi kami sangat membutuhkan infrastruktur irigasi baru agar tidak kekurangan air terutama di musim kering,” ujar Mhd Amin.
 
Menurutnya, pembangunan bendungan irigasi baru ini sangat penting, tidak hanya untuk mengembalikan fungsi normal sistem irigasi, tetapi juga sebagai langkah antisipasi terhadap potensi isu sosial di kemudian hari. 
 
Dengan kondisi geografis dan curah hujan di wilayah ini yang termasuk tinggi namun tidak merata sepanjang tahun, petani sangat bergantung pada bendungan sebagai penampung dan pengatur distribusi air.
 
Proyek yang dibantu oleh PT Mifa Bersaudara ini juga menunjukkan adanya perhatian dari pihak perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasinya. 
 
Meskipun area pertambangan dan persawahan berjarak sekitar 1 kilometer, masyarakat tetap mengapresiasi adanya langkah konkret dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kebutuhan dasar petani.
 
Masyarakat berharap pembangunan ini dapat selesai tepat waktu dan membawa manfaat nyata, sehingga produksi pertanian dapat meningkat dan ketahanan pangan di desa tetap terjaga.




Penulis: Hendria Irawan
Editor: Muhammad Zairin
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas