06 April 2021 | Dilihat: 372 Kali
Rumah Warga di Kaway XVI Terancam Ambruk ke Sungai, Tarmizi SP Minta Balai Wilayah Sungai Serius
noeh21
Anggota DPR Aceh, Tarmizi SP melihat langsung kondisi rumah warga yang tergerus air sungai [Foto:IJN/Ist]
 

IJN - Aceh Barat | Beberapa rumah milik warga di Gampong Tanjong Bunga, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, sangat memprihatinkan
 
Pasalnya, rumah warga di Kecamatan Kaway XVI itu mulai tergerus air sungai dan terancam ambruk ke sungai, bahkan sangat membahayakan warga Desa tersebut.
 
Kepada INDOJAYANEWS.COM, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari fraksi Partai Aceh (PA), Tarmizi, SP menyebut sudah meninjau langsung beberapa rumah warga Gampong Tanjong Bunga, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat dengan kondisi sangat memprihatinkan.
 
"Saya meninjau beberapa rumah warga yang berpotensi jatuh ke sungai akibat tergerus air sungai,"kata Tarmizi, SP Anggota DPR Aceh, Selasa 6 April 2021
 
Ia membeberkan rumah tersebut merupakan milik Sukimin, Abdurrahman dan Samsuwaruddin warga Desa di Kecamatan Kaway XVI.
 
Tarmizi SP mengaku informasi tersebut diterimanya dari kepala Desa di Kecamatan Kaway XVI. "Salah seorang Keuchik mengirim foto kondisi rumah yang hampir ambruk ke sungai di Gampong Tanjong Bunga, Kec. Kaway XVI kepada saya,"kata Tarmizi
 
Mengetahui itu, Tarmizi pada kesempatan reses nya di Aceh Barat dengan sigap langsung melihat kondisi rumah tersebut.
 
"Saya menyempatkan diri untuk melihat langsung kondisi rumah Pak Abdurrahman dan Pak Samsuwaruddin,"jelas Tarmizi.
 
Masyarakat Desa setempat senang atas kunjungan anggota DPR Aceh itu. Bahkan, masyarakat dan pemilik rumah juga mendengar langsung saat Tarmizi SP berkoordinasi langsung dengan Kepala Dinas (Kadis) PUPR Aceh Barat, Qurdi. 
 
"Tim PUPR sudah turun ke lokasi dan akan mengupayakan untuk bisa dibantu penanganan darurat di MD1 atau Perubahan mendatang,"ungkap Tarmizi usai koordinasi dengan Kadis PUPR Aceh Barat.
 
Tarmizi SP menegaskan pihaknya juga akan follow up ke Balai Wilayah Sungai di Banda Aceh. Karena Menurutnya, aliran sungai Meureubo Kaway masuk wilayah kewenangan Pemerintah Pusat.
 
"Kita berharap pihak Balai Wilayah Sungai betul-betul fokus dan serius menangani DAS (Daerah Aliran Sungai) yang longsor dan berpotensi ambruknya rumah warga semakin meluas di beberapa Kecamatan di Kabupaten Aceh Barat,"harap Tarmizi.


Penulis: Hendria Irawan
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com