16 Maret 2020 | Dilihat: 616 Kali
Satu Orang Warga Subulussalam Dirawat di RSUD Dengan Status Pengawasan
noeh21
Direktur RSUD Subulussalam, dr. Dewi Sartika
 

IJN - Subulussalam | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam merawat satu pasien dengan status pengawasan terkait virus corona atau Covid-19.

Pasien tersebut kini ditelah diisolasi  di RSUD. Pasien yang memiliki riwayat perjalanan pulang dari Umrah tiga Minggu yang lalu menolak untuk di rujuk ke RSUDZA Banda Aceh. Pun demikian, pihak rumah sakit belum bisa memastikan pasien tersebut terinfeksi virus corona. Namun, pasien perempuan yang berumur 56 tahun itu ditemukan ada gejala mirip Covid-19.

Demikian disampaikan Direktur BLUD RSUD Kota Subulussalam, dr. Dewi Sartika usai menggelar rapat terbatas dengan Kadinkes yang dipimpin Asisten Setdako Subulussalam, Lidin, SH, Senin 16 Maret 2020.

Dewi Sartika menambahkan, sejauh ini RSUD Subulussalam belum memiliki alat untuk mendeteksi virus Corona. Sehingga jika ada ditemukan gejala-gejala mirip wabah corona, pihaknya langsung mengambil tindakan dengan mengisolasi pasien dan menyarankan untuk dirujuk ke Banda Aceh untuk memastikan.

Selain alat laboratorium untuk mendeteksi virus Corona, RSUD juga belum memiliki alat pelindung diri (APD) sesuai standar bagi para tenaga medis yang menangani pasien Covid-19. APD standar diantaranya, masker N95, head cap, coverall, sarung tangan medis, kacamata safety, pelindung wajah, dan pelindung sepatu " ini lah lagi kita musyawarah dengan pak asisten terkait alat pelindung diri yang standar " kata Dewi Sartika. 

Penulis : AB
Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com