27 Agustus 2019 | Dilihat: 233 Kali
Sekda : Lepas dari Daerah Tertinggal, Bukan Berarti Aceh Singkil Lepas dari Kemiskinan
noeh21
Sekda Aceh Singkil, Drs.Azmi, ketika menyampaikan sambutan.
 

IJN - Aceh Singkil | Meski secara administratif, Kabupaten Aceh Singkil telah lepas dari status daerah tertinggal. Tapi hal itu bukan berarti kehidupan masyakarat di daerah berjulukan Bumi Syekh Abdurrauf As Singkily itu lepas pula dari jerat kemiskinan.
 
Karena itu, bila dilihat dengan kondisi dilapangan hal itu sangat berbeda. "Masih banyak masyarakat Kabupaten Aceh Singkil yang hidup dibawah garis kemiskinan," ucap Sekdakab Aceh Singkil, Drs. Azmi, saat membuka Sosialisasi PKH, Senin 26 Agustus 2019.
 
Dikatakannya, bila kita mau membuka mata bathin melihat anak-anak yang pergi kesekolah dengan ketawa-ketawa. 
 
"Sebetulnya ada siswa yang tersenyum terpaksa. Karena merasa lapar belum sarapan. Mengingat sang orang tua tidak mampu membeli beras untuk keluarga nya,"ungkapnya.
 
Apalagi bila, kata Azmi, melihat data secara nasional dari tahun 2016 hingga 2019, jumlah angka kemiskinan terus meningkat. "Begitu juga dengan Aceh Singkil, bila dilihat semakin banyak masyarakat kita yang masih miskin," ujar Azmi.
 
Untuk itu marilah kita membuat dan merancang program-program kerja yang cerdas sesuai dengan harapan untuk perbaikan perekonomian masyarakat kedepannya.
 
Begitu juga para Kepala Kampung, camat setempat harus jeli melihat dan menggali potensi yang ada diwilayah nya masing-masing untuk membuat program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat. 
Serta para Kepala Puskesmas dan pihak terkait lainnya juga dapat mendorong, memberikan pelayanan yang baik pula kepada masyarakat.
 
Karena untuk menekan Kemiskinan, tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Tapi harus bersama-sama dengan mensingkronkan, mensinergikan seluruh program yang ada.
Sekda mengakui, dengan program keluarga harapan memang suatu langkah tepat untuk menanggulangi kemiskinan.
 
"Untuk itu dengan PKH, secara bersama-sama mampu melahirkan program-program cerdas membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Sehingga, dikala masyarakat keluar rumah mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya melihat ada alternatif lapangan pekerjaan," ungkap nya lagi.
 
Sebelumnya, salah seorang warga Singkil, dalam rakor penanggulangan kemiskinan, Erwin Wijaya menyebutkan, Pemkab Aceh Singkil dinilai tidak serius menanggani pengentasan kemiskinan. 
 
Hal tersebut dengan belum terlihat jelas program nyata yang dilakukan untuk pengentasan kemiskinan.
 
"Melihat kondisi perekonomian masyarakat Kabupaten Aceh Singkil saat ini sangat memprihatinkan," tandasnya.
 
Penulis : Erwan
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com