07 Februari 2019 | Dilihat: 857 Kali
Selama 2018, Bandara Lasikin Catat Penerbangan Terpadat Ke Dua di Aceh
noeh21
Bandara Lasikin, Simeulue. Sumber Foto : Detik.com
 

IJN - Sinabang | Sepanjang tahun 2018 lalu, Aircraft Movements (Pergerakan Pesawat) di Bandara SIM (BTJ) menjadi yang terbesar di Provinsi Aceh disusul Bandara Lasikin (SNB) di Kabupaten Simeulue. Keberadaan Bandara Lasikin kian dirasakan manfaatnya. Bandara ikut mendongkrak perekonomian masyarakat setempat. Di antaranya akses terhadap destinasi wisata kian mudah sehingga ekonomi berbasis wisata ikut bergairah.

Pergerakan pesawat di Bandara Lasikin tercatat selama tahun 2018 ada 832 penerbangan, jumlah penerbanagan selama tahun 2018 sebagaimana dihimpun redaksi dari Dinas Perhubungan Aceh pada Kamis 07 Februari 2019. Total pergerakan pesawat di seluruh Bandara di Aceh adalah sebanyak 13.911 kali.

Bandara Lasikin adalah bandara yang berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan dan merupakan UPBU Kelas III. Bandara ini terletak di Desa Lasikin, Sinabang, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh. Bandara Lasikin juga merupakan salah satu bandara yang berada di pulau terluar. Bandara Lasikin tidak saja sebagai layanan transportasi udara. Tetapi juga merupakan kebutuhan bagi masyarakat setempat yang ingin keluar dari Pulau Simeulue.

Bandara Lasikin memiliki panjang landasan pacu 1.410 meter dan rencananya tahun ini akan diperpanjang 300 meter sehingga menjadi 1.710 meter. Saat ini, penerbangan ke Simeulue dilayani oleh maskapai komersil Wings Air yang terbang dengan rute Medan-Simeulue.

Wings Air terbang ke pulau itu setiap hari sebanyak satu kali dalam sehari. Rencananya, rute penerbangan akan ditambah dari Bandara Lasikin ke Bandara Sultan Iskanda Muda, Banda Aceh. Selain itu, Susi Air terbang dari Banda Aceh ke Simeulue empat kali seminggu melalui Meulaboh dan Blangpidie. 


 
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com