10 Januari 2019 | Dilihat: 500 Kali
Belum Miliki Master Plan Pariwisata
Simeulue Masih Berpedoman Pada Ripparda
noeh21
Pantai Nancala, Sumber :Tempat.me
 

IJN - Simeulue I Potensi Pariwisata di Kabupaten Simeulue yang begitu menjanjikan, Pulau Simeulue juga memiliki destinasi surfing yang menjadi incaran sejumlah wisatawan dari dalam maupun manca negara.

Jika ditinjau, Kabupaten Simeulue memiliki potensi pariwisata yang besar, beragam, unik, dan tersebar di wilayahnya. Namun, lokasi yang strategis, dukungan sarana dan prasarana pendukung, dirasakan belum sepenuhnya memberikan hasil yang optimal, khususnya terkait dengan kontribusi sektor ini terhadap perekonomian wilayah, maupun aspek lingkungan.

Dalam pengembangan kepariwisataannya, Kabupaten Simeulue memerlukan acuan sekaligus mengatasi permasalahan yang dihadapinya, agar dapat memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Masperplan merupakan arahan dan pedoman yang memayungi keseluruhan rencana dan program pengembangan pariwisata yang lebih rinci dan dijabarkan dalam prinsip pengembangan kepariwisataan Kabupaten Simeulue dan arahan pengembangan kepariwisataan meliputi visi dan misi, tujuan dan sasaran, arahan strategi dan kebijakan, serta pengembangan indikasi kegiatan kepariwisataan.

Master Plan Kabupaten Simeulue difokuskan pada pengembangan kawasan pariwisata Kabupaten Simeulue dengan menetapkan tema pengembangan produk wisata yang unik di setiap cluster wisata, memunculkan kekhasan alam dan budaya masyarakat sehingga saling melengkapi dan meningkatkan daya tarik wisatanya.

Akan tetapi potensi Pariwisata di Pulau Simeulue ternyata belum tertuang dalam  Master Plan Pariwisata Kabupaten Simeulue.

Beberapa waktu lalu, Plt Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT sempat meminta agar Pemerintah Kabupaten Simeulue untuk segera menyediakan Master Plan Pariwisata, hal itu diungkapkan Nova Iriansyah pada 5 Januari 2019 saat melakukan pertemuan dengan unsur Forkopimda Simeulue di Pendopo Bupati Simeulue.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Simeulue, Abdul Karim, S.Pd, mengungkapkan, keindahan alam dan kekayaan laut di Simeulue mungkin masih yang terbaik di Aceh.

Hanya saja akses serta infrastruktur ke lokasi destinasi wisata yang belum baik. Karena itu ia meminta pemerintah Aceh membangun infrastruktur serta menggelar banyak event yang bisa menarik dan mendatangkan wisatawan di Simeulue.

Abdul Karim menjelaskan bahwa Master atau Ripparda sudah ada, namun saat ini Kabupaten Simeulue masih berpedoman kepada Ripparda (Rencana Pengembangan Pariwisata Daerah),"ungkapnya saat dihubungi pada Kamis 10 Januari 2019.

Lebih jelas, Kadibudpar Simeulue ini mengungkapkan bahwa kalau Master Plan lebih fokus kepada per titik destinasi. Seperti Master Plan Pantai Along dan beberapa titik destinasi lainnya.

"Akan tetapi jika Ripparda lebih mencakup kepada seluruh destinasi yang ada di Simeulue,"ungkap Abdul Karim.

"Untuk mengusulkan pembangunan destinasi pariwisata kepada Kementrian Pariwisata, maka akan ditinjau apakah suatu daerah sudah memiliki Ripparda, biasanya begitu,"tutup Kadisbudpar Simeulue. (AA).


 
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com