12 Desember 2018 | Dilihat: 376 Kali
Soal Drainase Retak, Pelaksana : Itu Faktor Hujan
noeh21
 

IJN | Subulussalam - Pihak pelaksana proyek pembangunan drainase PT. Pelita Nusa memberikan klarifikasi terkait titik drainase yang mengalami retak dua Minggu setelah pengecoran. 

Rehan selaku pengawas lapangan dari PT. Pelita Nusa menyebutkan retaknya dipinggir dinding drainase tersebut merupakan faktor alam dimana dalam Minggu ini daerah tersebut curah hujan begitu tinggi. Sehingga, mengakibat air hujan masuk ke celah dinding saluran bekas galian bagian luar yang belum ditimbun tukang.

Baca Juga : Dua Minggu Selesai di Cor, Pinggir Drainase Sudah Retak

"Itu efek hujan yang menggerus bekas galian yang belum ditimbun tukang, bang. Makanya air hujan masuk ke celah dinding dan mengakibatkan pinggir dinding terlihat retak. Yang retak bukan cor-an tapi tanah yang ada dipinggir dinding yang di cor, " kata Rehan kepada IJN melalui aplikasi WhatsApp, Rabu 12 Desember 2018.

Selain retak, dinding drainase juga terlihat di plaster dengan semen untuk menutupi lobang di dinding. Menurut Rehan, item plasteran sebenarnya tidak masuk dalam kontrak dan hal itu dilakukan kebijakan dari pekerja untuk menutupi lubang dinding "mengenai sebagian di plaster itu untuk merapikan saja dan itu tidak masuk dalam kontrak, " ungkapnya (AB)

Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com