23 November 2018 | Dilihat: 754 Kali
Diduga Lamban Serap Anggaran
Tahun 2018 Simeulue Mengalami SILPA 200 Milliar
noeh21
Gambar Ilustrasi
 

IJN I Sinabang - Penggunaan keuangan untuk meningkatkan infrastruktur dan pelayanan masyarakat dalam rangka pembangunan daerah di Kabupaten Simeulue, diprediksi akan mengalami Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) dengan jumlah terbilang cukup fantastis.

Hal ini diungkap oleh Abdul Razak, Anggota Komisi A DPRK Simeulue. Kepada Wartawan Indojayanews.com, dirinya mengatakan bahwa pada tahun 2017 yang lalu penyerapan anggaran keuangan Kabupaten Simeulue mengalami SILPA sebesar Rp 128 Milliar, Kamis 22/11/2018.

Politikus Partai Gerindra Simeulue ini tidak menampik bahwa akan adanya dana SILPA yang akan kembali dialami oleh kabupaten penghasil kelapa dan cengkeh tersebut dan dana tersebut besar kemungkinan dikembalikan ke Pemerintah Pusat.

Anggota DPRK Simeulue ini juga tidak menjelaskan secara rinci mengenai penyebab bisa bertambahnya SILPA yang dialami oleh Kabupaten Simeulue.

Disinyalir, salah-satu faktor terjadinya adanya SILPA dikarenakan lemahnya penyerapan anggaran untuk dimanfaatkan dalam rangka pembangunan pada sejumlah infrastruktur di Kabupaten Simeulue.

SILPA untuk Tahun Anggaran 2018 Kabupaten Simeulue diprediksi mengalami kenaikan sebesar 36 hingga 40 persen dari tahun 2017, jumlah tersebut tergolong fantastis untuk daerah yang masuk dalam kategori dalam wilayah kepulauan, terluar dan tertinggal.

"Pada Tahun Anggaran 2018 ini, kita prediksi sebelum perhitungan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Aceh keluar, diperkirakan akan ada SILPA lebih kurang 200 Milliar,"kata Abdul Razak.

Abdul Razak juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2018 realisasi pengerjaan proyek di Kabupaten Simeulue belum ada satu pun yang selesai pengerjaannya  seratus persen.

Seperti diketahui pengerjaan proyek pada Tahun Anggaran akan dilakukan serah terima pada bulan Desember mendatang dari pihak kontraktor kepada pihak pemerintah setempat. (AA).
 
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com