04 Mei 2021 | Dilihat: 642 Kali
Tarmizi Minta Gubernur Perjuangkan KEK Barsela, Terowongan Gurute dan Jalan Meulaboh Tutut Geumpang
noeh21
Tarmizi. SP, Anggota DPRA yang merupakan putra asli Barat Selatan [Foto:Ist/Indojayanews.com]
 

IJN - Banda Aceh | Dalam sidang Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP-BPK), Selasa 4 Mei 2021.

Tarmizi. SP yang merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Barat Selatan ini melakukan interupsi dan meminta Gubernur Aceh untuk memperjuangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Barsela, Terowongan Gurutee dan Jalan Meulaboh - Tutut -Geumpang.

Sebelumnya, Tarmizi memberi apresiasi kepada Gubernur Aceh, Ir. H Nova Iriansyah MT, karena telah memperjuangkan dan menghadirkan Investor dari Uni Emirat Arab ke Barat Selatan (Barsela), tepatnya di Kabupaten Aceh Singkil dengan total Investasi sekitar 7 Triliun.

"Semoga kali ini investornya serius, dan tidak lari lagi,"harap Tarmizi. SP, seperti diterima INDOJAYANEWS.

Tarmizi menyebut potensi wilayah Barat Selatan Aceh mulai dari Kabupaten Aceh Jaya hingga Aceh Singkil jika dikembangkan memang besar sekali dan akan maju.

"Hanya saja selama ini Barat Selatan dipandang sebelah mata, maka tidak maju,"sebut Tarmizi

Selain itu, Anggota Fraksi Partai Aceh (PA) ini lalu meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr Taqwallah. MKes untuk mencatat 3 poin usulan tambahan untuk wilayah Barat Selatan (Barsela) Aceh. "Mohon Pak Sekda dicatat,"kata Tarmizi.

Adapun 3 (tiga) poin usulan tambahan itu diantaranya;

1. Barat Selatan butuh diperjuangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), karena wilayah Utara Timur sudah ada KEK Arun.

2. Karena bukan moment Politik, maka perlu diperjuangkan kembali agar Terowongan Gurutee masuk ke dalam Rencana Pembangunan Strategis Nasional.

3. Jalan Meulaboh - Tutut - Geumpang satu-satunya rute menuju Barat Selatan yang merupakan jalan dengan anggaran APBA, sementara yang lainnya APBN.

Tarmizi meminta Gubernur Aceh untuk menganggarkan anggaran yang besar di Tahun 2022 mendatang.

"Mohon Pak Gubernur, agar di tahun 2022 mendatang dianggarkan dana untuk jalan Meulaboh - Tutut - Geumpang, dan dianggarkan dengan semangat yang sama seperti menganggarkan dana untuk proyek multiyears,"pintanya.

Tarmizi yang merupakan putra asli Meulaboh Aceh Barat ini menyayangkan bila anggaran yang dikucurkan selama ini cilet-cilet. "Jika anggarannya 5 milyar hingga 10 milyar, maka sampai Nabi Isa turun pun masalahmya tidak akan selesai selesai," demikian tutupnya.
 

Penulis: Hendria Irawan

Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com